Live to Learn, Pengembangan Ketrampilan Pengrajin Gerabah Di Negeri Ouw Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah

Debby Likumahua, Margaretha R. Apituley

Abstract


Kerajinan gerabah ini sudah sejak zaman leluhur manusia mulai merasakan kebutuhan bagi perlengkapan rumah tangga, sehingga sejak saat itu gerabah menjadi salah satu perlengkapan manusia yang penting karena kemampuan dan kegunaannya. Gerabah mempunyai kelebihan, diantaranya adalah tahan air dan tahan api sehingga bisa digunakan untuk berbagai macam tempat penyimpangan. Dalam kehidupan sosial, gerabah dapat digunakan sebagai alat rumah tangga sehari-hari, sebagai wadah air, makanan, memasak dan sebagai alat perlengkapan rumah tangga. Kerajinan rumah tangga ini, telah diusahakan sebelum zaman penjajahan dan biasanya dikenal sebagai alat rumah tangga yakni Sempe, belanga, Porna, Tajela, Cobe, Gendi, Guci dan lain-lain. Kerajinan rumah tangga ini merupakan warisan dari leluhur masyarakat Negeri Ouw, kemudian berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Sampai sekarang pun masih ada yang mempergunakan cara tradisional, karena gerabah di Negeri Ouw sudah menjadi mata pencaharian masyarakat setempat. Sekarang proses pembakarannya tidak sesederhana seperti dulu. Sekarang digunakan oven atau tungku pemanas. Bentuk gerabah di Negeri Ouw juga bervariasi, diantaranya ada berupa guci, vas bunga, pot bunga, tempat persembahan,minset dan bentuk hiasan lainnya sesuai permintaan pasar. Rencana luaran dan target yang akan dicapai adalah dalam jangka pendek adalah pengrajin gerabah memiliki pengetahuan dan kemampuan berkreatif dan berinovasi dari produk yang dihasilkan. Dalam jangka panjang menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing dan dapat dipasarkan secara baik. Permasalahan yang ditemukan : 1).Masih ada pengrajin gerabah yang menggunakan cara tradisional, 2).Kurangnya bantuan dari pemerintah. 3). Pemasaran yang terbatas 4).Terbatasnya Moda transportasi menyebabkan biaya transportasi tinggi. Solusi yang ditawarkan : a). Pelatihan menggunakan alat modern (mesin). b). Pelatihan menggunakan media social untuk memasarkan gerabah, c) Memberikan sumbangan pikiran untuk pengadaan Alat Transportasi. Rencana luaran dan target: a). Penyerapan materi oleh pengrajin gerabah b). pengrajin memiliki daya kreasi yang inovatif pada produk yang dihasilkan, c). Menjadi Perempuan yang Mandiri dan mampu meningkatkan kehidupan yang layak.

Full Text:

PDF

References


Dunette ,Petter F. (1976) Pengertian Keterampilan. Diakses dari http/// Jurnal Ekonomi Kompasiana Com/Manajemen 2011

Fathoni, Abdurrahmat. 2006. Organisasi Dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Hasibuan Melayu Sp (2000) Pengalaman Dan Motivasi:Dasar Peningkatan Produktivitas.Cetakan ke empat Jakarta:PT bumi aksar

John Soeprihanto. 2018. Pelatihan dan Pengembangan SDM. ALFABETA. CV. Bandung

Kasmir (2020). Pengantar Pemasaran,. ALFABETA, CV. Bandung.

Karina Syachputri (2019). Kerajinan Tangan. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Tim Kreatif BA (2019). Mengenal Kerajinan Keramik. Center for Academic Publishing Services (CAPS); Yogyakarta, 2019.

Ni Wayan Dian Irmayani. 2022. Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit. Andi


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Debby Likumahua, Margaretha R. Apituley

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 
 

View My Stats

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.