PkM KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI SISWA SD NEGERI 5 TULEHU KABUPATEN MALUKU TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.69765/mjppm.v1i1.381Keywords:
Siswa, penyuluhan, simulasi, pemeriksaan gigi.Abstract
Pemahaman tentang kesehatan gigi dan mulut bagi anak usia sekolah perlu ditingkatkan agar tidak terjadi masalah kesehatan gigi seperti karies gigi, plak dan gigi berlubang. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang diberikan oleh Petugas kesehatan selama ini hanya sebatas ceramah dan melihat buku gambar sehingga dirasa kurang menarik bagi siswa yang berdampak pada tidak ada peningkatan pengetahuan maupun keterampilan untuk mengatasi maupun mencegah terjadinya masalah kesehatan gigi pada siswa. Dengan melihat kondisi yang ada, maka Tim PkM Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon berinisiatif mendekati pihak Sekolah SD Negeri 5 Tulehu untuk mendiskusikan masalah-masalah terkait kesehatan gigi dan mulut. Dari hasil diskusi, terlihat banyak masalah yang dihadapi seperti: (1) Sebagian besar siswa tidak menggosok gigi saat akan ke sekolah; (2) Kurangnya keterampilan melakukan cara menggosok gigi dengan benar; (3) Tidak ada poster tentang Kesehatan Gigi dan Mulut di kelas; (4) Siswa sering absen akibat sakit gigi; (5) Sekolah tidak memiliki UKS untuk mengatasi keluhan gigi pada siswa saat di sekolah; (6) Program UKGS dari Puskesmas dilakukan hanya setahun tahun sekali dengan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan tanpa melakukan simulasi untuk meningkatkan keterampilan siswa alam menggosok gigi; (7) Guru tidak dilatih untuk melakukan screening dan membuat rujukan bagi siswa yang mengalami masalah kesehatan gigi di sekolah; (8) Sekolah tidak memiki kantin sehat; (9) Para guru berjualan di dalam kelas dan lebih banyak permen, chiki dan kacang-kacangan. Berdasarkan masalah dan rencana solusi yang telah didiskusikan dengan mitra, maka Tim mengimplementasikan: (1) penyululuhan tentang kesehatan gigi dengan metode audiovisual; (2) melakukan simulasi menggosok gigi secara baik dan benar; (3) melakukan pemeriksaan gigi siswa; (4) melakukan pendampingan melalui Focus Discussion Group denganpara guru terkait sistem rujukan bagi siswa yang mengalami masalah kesehatan gigi. Luaran dari kegiatan ini telah dipublikasikan pada media cetak online: https://ameks.id/sosialisasi-kesehatan-mulut, dan koran Ambon Ekspres (Edisi Rabu, 13 November 2019, Hal. 16). Video kegiatan juga telah diupload pada channel youtube: https://youtu.be/nrAls65ayAw.References
Aditia, A. 2017. Media Pembelajaran Audio Visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD. Mimbar Sekolah Dasar.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2018. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta. Kemenkes RI.
Dinas kesehatan provinsi Maluku. 2018. Laporan Pelayanan Kesehatan Gigi.
Herna, A. J. 2017. Hubungan kebiasaan gosok gigi dan konsumsi karigenik dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah. tahun Faletehan health Journal. 4(4).
Hidayat, R. dkk. 2016. Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: EGC.
Kantohe, Z. R. dkk. 2016. Perbandingan efektivitas pendidikan kesehatan gigi menggunakan media video dan flip chart terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak. Jurnal e-GIGI. 4 (2).
Kementrian Kesehatan RI. 2017. Pedoman Usaha kesehatan Gigi Sekolah.
Kholid, A. 2018. Promosi Kesehatan dan Pendekatan Teori Perilaku, Media dan Aplikasinya. Cetakan 5. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Tauchid, S. N. dkk. 2017. Pendidikan Kesehatan Gigi. Cetakan kedua. Jakarta: EGC.
Waryana. 2016. Promosi kesehatan, Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Nuha Medika.
Ngalimun, dkk. 2015. Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswajaya Pressindo.
Pramono, J. dkk. 2017. Metode simulasi Digital. Jakarta: Andi Publiser.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).