REVITALISASI JALAN LINGKUNGAN PADA RT 003/RW 04 KELURAHAN RIJALI KOTA AMBON
DOI:
https://doi.org/10.69765/mjppm.v1i1.385Keywords:
Jalan Lingkungan, Infrastruktur, Revitalisasi, Warga.Abstract
Pembangunan jalan lingkungan merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur desa berbasis masyarakat. Tujuan pembangunan infrastruktur desa/kecamatan berbasis masyarakat adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan peran serta masyarakat desa dalam pembangunan serta menumbuhkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam mengatasi permasalahan dan penyediaan infrastruktur perdesaan. RT 003/RW04 merupakan daerah yang terletak di pusat kota Ambon tepatnya di Keluarahan Rijali depan Kantor DPRD Kota Ambon, secara khusus jalan lingkungan ini menjadi sesuatu yang prioritas bagi warga setempat karena merupakan jalur akses ke pusat pendidikan, pemerintahan maupun pusat peribadatan yang ada disekitar. Perbaikan jalan lingkungan RT003/RW04 ini disebabkan oleh konstruksi jalan yang sudah mengalami keretakan atau hancur serta sering tergenang air pada saat musim hujan Berdasarkan penjelasan diatas, maka tujuan yag ingin dicapai adalah memperbaiki atau merevitalisasi jalan lingkungan RT 003/RW04 untuk layak pakai sesuai standar mutu SNI dan layak untuk digunakan, serta merasa aman dan nyaman bagi warga dan pergerakan arus lalu lintas. Dari hasil sosialisasi dengan warga diketahui beberapa masalah antara lain : (1) Jalan setapak beton yang dilalui warga selama ini sudah cukup rusak dan tidak aman dilewati apalagi saat hujan turun; (2) Saluran Drainase sudah banyak yang mengalami rusak sehingga limbah rumah tangga merembes masuk ke dalam tanah dan juga memberi dampak bau yang tidak sedap bagi lingkungan. Berdasarkan masalah diatas maka iptek yang telah diimplementasikan pada mitra RT003/RW04 adalah (1) Masyarakat mengenal lebih dekat pengetahuan tentang apa itu beton normal atau beton non struktural secara teknis; (2) Mitra juga mengetahui tentang proporsi campuran beton normal sesuai SNI; (3) Mitra di belajarkan tentang pengaruh prosentase kandungan air dalam campuran beton terhadap kualitas atau mutu beton. Luaran kegiatan ini telah dipublikasikan pada media massa elektronik Harian Spektrum dan media massa online Maluku terkini (https://www.malukuterkini.com/2019/12/16/pkm-ukim-revitalisasi-jalan-lingkungan-kelurahan-rijali/) dan Video kegiatan ini telah di upload pada chanel YouTube (https://www.youtube.com/watch?v=YyKBYD8OKe4&t=7s)References
Anton N. P, 2007, Teknologi Beton, Andi Offset, Yogakarta
Djojowirono S, 2010, Manajemen Konstruksi, Biro Penerbit Teknik & Lingkungan UGM.
Gunawan, R, 1994, Pengantar Ilmu Bangunan, Penerbit Kanisisus Yogakarta
Kiang, Heng Chye et al. 2010. On Asian Streets and Public Space. Singapore: Mainland Press Pte Ltd.
Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 2 tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 – 2019.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sibima Konstruksi, 2017, Langkah Mudah Membuat Konstruksi Jalan Rabat Beton, Jakarta.
Peraturan Pemerintah RI Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Jalan.
SNI 03-2834-2002, Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. Bandung, Badan Standarisasi Nasional 2002.
Yuliastuti N dan Tanjung A S, Pengaruh Jalan Lingkungan Sebagai Ruang Interaksi Sosial Terhadap Lingkungan Permukiman Bungur, Jakarta Pusat. Jurnal Tata Loka; Volume 13;Nomor 3; Agustus 2011. Biro Penerbit Planologi UNDIP
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).