Atraumatic Care Dapat Menurunkan Tingkat Kecemasan Anak Di Ruang Ezra Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v1i2.121Abstract
Masuk rumah sakit dapat menyebabkan anak menjadi cemas, trauma dan takut.  Upaya untuk mengurangi kecemasan pada anak bisa dilakukan melalui atraumatik (atraumatic care). Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan atraumatic care dengan tingkat kecemasan anak di ruang Ezra Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon. Desain penelitian yang digunakan adalah studi korelasi. Pengumpulan data dengan cara responden diberikan kuesioner penerapan Atraumatic Care dan Hamilton Rating Scale Anxiety (HARS). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 30 responden. Analisis data menggunakan statistik Spearman rank. Berdasarkan hasil uji dengan melihat nilai significancy didapatkan nilai p < α (0,000<0,05), rs= - 0,725 yaitu arah korelasi negative dengan kekuatan korelasi kuat. Hasil penelitian membuktikan bahwa ada hubungan atraumatic care dengan tingkat kecemasan anak di ruang Ezra Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon (p=0,000). Bila penerapan Atraumatic care baik maka semakin kecil tingkat kecemasan yang dialami anak. Diharapkan perawat di ruang Ezra Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon dapat menerapkan atraumatic care pada setiap intervensi keperawatan dengan kasih sayang dan lebih komunikatif sehingga terjadi penurunan tingkat kecemasan anak.
Â
 Kata kunci : Atraumatic Care,  Kecemasan, Anak
References
Akhriansyah, M. 2018. Hubungan Pelaksanaan Komunikasi Teraupetik dengan Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi pada Anak Usia Sekolah yang Dirawat Di RSUD Kayuagung Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol.18 No.1.
Amelia, D. A. 2017. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Tingkat Kecemasan pada Perempuan Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Ciputat Tangerang Selatan.
Apriani, L. K. N. 2014. Hambatan Perawat Anak dalam Pelaksanaan Atraumatic Care Di Rumah Sakit Di Kota Salatiga. Jurnal Keperawatan Anak . Volume 2, No. 2,.
Ariyanthi, L.2014. Pengaruh Bermain Terapeutik Terhadap Tingkat Kecemasan Akibat Pemberian Injeksi Obat IV (Bolus) pada Anak Usia Prasekolah di Ruang Anak Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat 2014, jurnal kesehatan rajawali, 4 .
Carman, K. S. 2014. Buku Ajar Keperawatan Pediatri Edisi 2. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Dayani, H. 2015. Manajemen Stress, Cemas dan Depresi. Jakarta: FKUI.
Engel, S. L. 2013. Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi pada Anak Usia Pra Sekolah. Ejournalkeperawatan (e-Kp) Volume 1 Nomor 1.
Fetianingsih, I. 2017. Hubungan Atraumatic Care dengan Kepuasan Orang Tua selama Anak Mengalami Hospitalisaasi Di Ruang Cemapaka RSUD. dr.R Goeteng Tharoenadibrata.
Hawari, D. 2015. Manajemen Stress, Cemas dan Depresi. Jakarta: FKUI.
Hidayat, S. 2014. Panduan Penulisan Skripsi Sarjana Edisi Revisi . Bandung: Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha.
Inggriani,T.2016. Pengalaman Perawat dalam Mengatasi Dampak Hospitalisasi pada Anak di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Adjidarmo Rangkasbitung. Jurnal Ilmu Kesehata.Vol 10.No2.
Marniaty, A. Y. 2015. Pengaruh Penerapan atraumatic care terhadap Respon Kecemasan Anak yang Mengalami Hospitalisasi Di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado dan RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado. eJournal Volume 3 No 2.
Nazir. 2015. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Notoatmodjo. 2014. Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku . Jakarta: PT Renika Cipta.
Nursalam. 2013. Metoddelogi Penelitian Ilmu Keperawatan Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.
Pratiwi, Y. 2014. Pengaruh Terapi Bermain terhadap Respon Kecmasan Anak Usia Prasekolah di Ruang Perawatan Anak RSUD Syek Yusuf Kabupaten Gowa.
Priyoto. 2014. Konsep Manajemen Stress. Yogjakarta: Nuhu Medika.
Rahma, F. 2016. Hubungan Penerapan Atraumatic Care dengan Stress Hsopitalisasi pada Anak Di Ruang Anak Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Almuslim, Vol.I No.2
Ratnasari, D. 2016. Penerapan atraumatic care terhadap respon kecemasan pada asuhan keperawatan An.A yang mengalami hospitalisasi diruang Cempaka RSUD.Dr.Soedirman Mangun Sumarso Wonogiriâ€.
Rini, R. I. 2013. Hubungan Penerapan Atraumatic Care dengan Kecemasan Anak Prasekolah Saat Proses Hospitalisasi di RSU dr.H.Koesnaidi Kabupaten Bondowoso.
Rudini, N.G.F. 2013.Hubungan Komunikasi Teraupetik dengan stres Hospitalisasi pada Anak Usia Pra Skolah 6 - 12 Tahun DiIrina BLU RSU Prof.Dr.R.D.Kandao.Manado.Journal Keperawatan Vol.1No.1
Saputro, I. F. 2017. Anak Sakit Wajib Bermain di Rumah Sakit. Ponorogo: FORIKES.
Sari, D.M. 2017. Penerapan Perawatan Berbasis Atraumtic Care pada Anak Usia Prasekolah untuk Mengurangi Kecemasan Hospitalisasi. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, Volume V, No. 1.
Stuart, G. W. 2016. Principles and practice 0f psychiatric nursing. St. Louis : Mosby
Sugiono. 2013. Metode Penelitiaan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukarmin, S. 2017. Hubungan antara Lama Hospitalisasi dan Persepsi Keluarga tentang Perilaku Perawat dengan Kecemaan. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol.8 No.2.
Supartini, Y. 2014. Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak . Jakarta: EGC
Susilowati, R.M. 2015.Pengaruh Terapi Bermain pada Anak Usia Prasekolah terhadap Kehilangan Kontrol dalam Hospitalisasi Di Ruang Anak RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Jurnal Ilmu Kesehatan. Vol.3.
Tumigolung, L. K. 2016. Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Serangan Asma pada Penderita Asma Di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado . e-journal Keperawatan Volume 4 Nomor 2.
Ulfa, F.M. 2018. Hubungan penerapan atraumatic care oleh perawat dengan stres. Health Sciences and Pharmacy Journal vol 2 No 3.
Utami, Y. 2014. Dampak Hospitalisasi terhadap Perkembangan Anak. Jural Ilmiah Widia.
Yugistyowati, A.S.S. 2018. Pengetahun Perawat tentang Family Centered-Care dengan Sikap dalam Pemberian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Anak. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.