Perkembangan Motorik Kasar Anak PAUD Melalui Permainan Tradisional Engklek
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v6i3.1419Abstract
Masa balita merupakan periode penting bagi perkembangan motorik kasar dan halus anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran permainan tradisional, khususnya permainan engklek dalam mendukung perkembangan motorik kasar pada anak usia dini. Penggunaan permainan tradisional sebagai pendukung motorik anak secara tidak langsung ikut serta dalam melestarikan budaya lokak. Motorik kasar melibatkan gerakan tubuh dengan otot besar dan koordinasi, seperti berlari dan melompat. Permainan engklek terbukti efektif meningkatkan keseimbangan dan koordinasi anak usia dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar anak belum mencapai perkembangan motorik yang optimal. Selah diterapkannya permainan engklek, motorik kasar anak mengalami perkembangan dan peningkatan hingga 60%. Metode penelitian yang digunakan studi literatur dengan analisis 10 artikel relevan dari 200 artikel yang dikumpulkan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci seperti motorik kasar dan perkembangan motorik anak. Melalui aktivitas seperti melompat dan menjaga keseimbangan menjadikan anak lebih aktif dan stabil. Selain sebagai hiburan, permainan engklek juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran yang mendukung perkembangan motorik kasar anak.
References
Anggita, R., & Ferasinta, F. (2023). Perkembangan motorik kasar pada anak dengan permainan engklek. Jurnal ners generation, 2(1).
Apriyanto, a. (2021). Analisis tingkat pencapaian perkembangan motorik kasar & halus anak usia 4-6 tahun. Jurnal edukasimu, 1(2).
Choiro, U., & Zaida, N. A. (2021). Peningkatan kemampuan motorik kasar melalui permainan tradisional engklek pada anak usia 4-5 tahun. Al hikmah: indonesian journal of early childhood islamic education (ijecie), 5(1), 63-72.
Dini, j. P. A. U. (2022). Analisis perkembangan motorik kasar anak di taman kanak–kanak buton selatan. Jurnal obsesi: jurnal pendidikan anak usia dini, 6(4), 3429-3438.
Erwanda, D. R., & Sutapa, P. (2023). Pengembangan media permainan tradisional gobak sodor untuk meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Jurnal obsesi: jurnal pendidikan anak usia dini, 7(3), 3323-3334.
Fadjariyanti, F., & Fathiyah, K. N. (2022). Analisis permainan tradisional cakbikak untuk mengasah kemampuan motorik kasar anak usia dini. Jurnal obsesi: jurnal pendidikan anak usia dini, 6(6), 6594-6601.
Hartati, S., zulkifli, Z., & Hukmi, H. (2020). Analisis kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di tk pertiwi kecamatan pujud kabupaten rokan hilir. Jurnal pendidikan tambusai, 4(2), 931-938.
Hasanah, F. F., Nurhayati, S., & Iklima, R. (2022). Pengaruh permainan engklek terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini di ra salsabila kabupaten ciamis. Indonesian journal of islamic early childhood education, 7(2), 105-115.
Indriyani, D., Muslihin, H. Y., & Mulyadi, s. (2021). Manfaat permainan tradisional engklek dalam aspek motorik kasar anak. Jurnal pendidikan anak usia dini undiksha, 9(3), 349-354.
Kusumaulidia, A. D., Kurniawaty, L., & widyastuti, a. (2024). Upaya meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui permainan tradisional engklek di tk islam maulidia. Jurnal pendidikan anak usia dini, 1(4), 16-16.
Nudesti, N. P., Marfu’ah, S., & Wulan, R. (2023). Pemberdayaan kader tentang deteksi dini perkembangan motorik kasar (melompat) pada anak usia 5 tahun di desa tondomulyo kec. Jakenan kab. Pati. Jurnal pengemas kesehatan, 2(2), 1-8.
Nurdiana, R. (2023). Penggunaan metode pembelajaran berbasis permainan terhadap keterampilan motorik kasar anak usia dini. Thufuli: jurnal pendidikan islam anak usia dini, 1(2), 53-58.
Masitha, R., Noviardila, I., & Pahrul, Y. (2021). Peningkatan kemampuan motorik kasar anak melalui permainan tradisional lompat tali di tk kasih ibu padang tarap kampar utara. Journal on teacher education, 2(2), 35-41.
Qomariah, D. N., & Hamidah, S. (2022). Menggali manfaat permainan tradisional dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar: konteks anak usia dini. Jendela pls: jurnal cendekiawan ilmiah pendidikan luar sekolah, 7(1), 8-23.
Rosyada, N., & Solehsi, V. (2022). Peranan permainan bagi perkembangan fisik motorik bagi anak pendidikan dasar. Pijar: jurnal pendidikan dan pengajaran, 1(1), 31-39.
Subroto, A. (2022). Perkembangan motorik kasar anak usia 4-6 tahun melalui permainan tradisional engklek. Jurnal edukasimu, 2(1).
Susanti, N., Anggraheni, I., & Sulyandari, A. K. (2023). Stimulus perkembangan fisik motorik anak usia dini melalui permainan tradisional. Jurnal dewantara, 5(2), 123-136.
Triando, N., & Yeni, I. (2021). Pengembangan motorik kasar anak di taman kanak-kanak negeri pembina painan. Millennial: jurnal pendidikan dan studi islam, 1(1), 74-82.
Wea, Y. M., Fono, Y. M., & Wani, B. (2021). Kegiatan pengembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di kober peupado. Jurnal pendidikan tambusai, 5(3), 9300-9307.
Yudaparmita, G. N. A., & Adnyana, K. S. (2021). Upaya meningkatkan motorik kasar melalui permainan tradisional pada peserta didik. Edukasi: jurnal pendidikan dasar, 2(2), 183-190.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.