GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN TENTANG TB PARU DI PUSKESMAS WAIBHU
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v7i3.1816Abstract
Abstrak
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masala kesehatan global dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Indonesia menempati urutan kedua kasus TB paru terbanyak di dunia setelah India.Tingkat pengetahuan pasien memiliki peranan penting dalam keberhasilan pengobatan, pencegahan penularan, serta peningkatan kualitas hidup penderita.Pengetahuan yang rendah dapat menyebabkan keterlambatan diagnosis, ketidakpatuhan pengobatan, dan meningkatnya risiko penularan di masyarakat.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien tentang TB paru di Puskesmas Waibhu, Kabupaten Jayapura, sebagai dasar perencanaan intervensi edukasi kesehatan yang lebih efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan teknik simple random sampling. Sampel sebanyak 59 responden dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan TB paru yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan tingkat pengetahuan responden tentang TB Paru.Hasil Penelitian: Mayoritas responden berusia 18–25 tahun sebanyak (42,4%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak (52,5%), dan berpendidikan SMA sebanyak (52,5%).Berdasarkan tingkat pengetahuan, 59,3% responden memiliki pengetahuan baik ,27,1% pengetahuan cukup, dan 13,6% pengetahuan kurang.Kesimpulan: Secara umum, pasien TB paru di Puskesmas Waibhu memiliki pengetahuan baik, namun masih terdapat sebagian responden dengan pengetahuan cukup dan kurang yang memerlukan perhatian khusus melalui edukasi yang terarah dan berkelanjutan.Saran: Petugas kesehatan disarankan meningkatkan intensitas penyuluhan melalui metode interaktif, menggunakan media edukasi yang menarik dan mudah dipahami, serta melibatkan keluarga dan komunitas sekitar dalam mendukung pencegahan penularan dan keberhasilan pengobatan, sehingga angka kesembuhan dapat meningkat secara signifikan dan berkelanjutan.
Kata kunci : Tuberkulosis paru, pengetahuan pasien, Puskesmas Waibhu
References
REFERENSI
Agustini, N. N. S. (2019). Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Serta Perilaku Menyikat Gigi Siswa Kelas V SDN 3 Batubulan Tahun 2019 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Denpasar). Repository Poltekkes Denpasar, 5–23. http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/id/eprint/1866
Beno, J., Silen, A. ., & Yanti, M. (2022). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERCULOSIS DI PUSKESMAS II DENPASAR BARAT. In Braz Dent J. (Vol. 33, Issue 1).
Costa, B. Da. (2020). GAMABARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT EKS TIM-TIM TENTANG PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAIBONAT KABUPATEN KUPANG.
Dinkes, K. J. (2025). 294 Anak di Kabupaten Jayapura Tertular TBC, Temuan Kasus Capai Lebih dari 100 Persen. Fajar Papua.com, https://fajarpapua.com/2025/03/06/294-anak-di-kabupaten-jayapura-tertular-tbc-temuan-kasus-capai-lebih-dari-100-persen/.
Eni. (2020). Tingkat Pengetahuan Tentang Karies Gigi dengan Motivasi Penumpatan Gigi pada Ibu-ibu PKK. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., Mi, 5–24.
Handayani, arya T., Kesehatan, K., Indonesia, R., Jenderal, D., Kesehatan, T., Kesehatan, P., Palangka, K., & Keperawatan, P. S. D. (2023). Gambaran karakteristik dan pengetahuan penderita tuberkulosis dalam upaya pencegahan penularan penyakit tuberkulosis di wilayah kerja puskesmas pahandut.
Heny Melasari, M. (2022). Gambaran Pengetahuan Tentang Bullying, pelaku bullying dan korban bullying, pada remaja di SMA Methodis Pancur Batu. Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(2), 440-451, 1–98.
Iqbal, Muhammad, A. (2022). kajian Kritis Terhadap Epistimologi Ilmu : Teori Pengetahuan Dan Metode Ilmiah. Jurnal Hikmah:Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 4.
KemenkesRI. (2022). Laporan Kinerja Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
KemenkesRI. (2025). Kementerian Kesehatan Deteksi 889 kasus tuberkulosis hingga awal Maret 2025. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Agustini, N. N. S. (2019). Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Serta Perilaku Menyikat Gigi Siswa Kelas V SDN 3 Batubulan Tahun 2019 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Denpasar). Repository Poltekkes Denpasar, 5–23. http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/id/eprint/1866
Beno, J., Silen, A. ., & Yanti, M. (2022). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERCULOSIS DI PUSKESMAS II DENPASAR BARAT. In Braz Dent J. (Vol. 33, Issue 1).
Costa, B. Da. (2020). GAMABARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT EKS TIM-TIM TENTANG PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAIBONAT KABUPATEN KUPANG.
Dinkes, K. J. (2025). 294 Anak di Kabupaten Jayapura Tertular TBC, Temuan Kasus Capai Lebih dari 100 Persen. Fajar Papua.com, https://fajarpapua.com/2025/03/06/294-anak-di-kabupaten-jayapura-tertular-tbc-temuan-kasus-capai-lebih-dari-100-persen/.
Eni. (2020). Tingkat Pengetahuan Tentang Karies Gigi dengan Motivasi Penumpatan Gigi pada Ibu-ibu PKK. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., Mi, 5–24.
Handayani, arya T., Kesehatan, K., Indonesia, R., Jenderal, D., Kesehatan, T., Kesehatan, P., Palangka, K., & Keperawatan, P. S. D. (2023). Gambaran karakteristik dan pengetahuan penderita tuberkulosis dalam upaya pencegahan penularan penyakit tuberkulosis di wilayah kerja puskesmas pahandut.
Heny Melasari, M. (2022). Gambaran Pengetahuan Tentang Bullying, pelaku bullying dan korban bullying, pada remaja di SMA Methodis Pancur Batu. Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(2), 440-451, 1–98.
Iqbal, Muhammad, A. (2022). kajian Kritis Terhadap Epistimologi Ilmu : Teori Pengetahuan Dan Metode Ilmiah. Jurnal Hikmah:Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 4.
KemenkesRI. (2022). Laporan Kinerja Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
KemenkesRI. (2025). Kementerian Kesehatan Deteksi 889 kasus tuberkulosis hingga awal Maret 2025. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ningsih, F., & Anjelina, Y. (2022). HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP MASYARAKAT TENTANG UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN TUBERCULOSIS. Jurnal Surya Medika (JSM), Vol 7, 108–115.
Notoatmodjo. (2020). Promosi Kesehatan Republik Indonesia. Rineka Cipta.
Papua, D. K. (2025). Dinas Kesehatan Papua Memperingati Hari TBC Sedunia. Dinas Kesehatan Provinsi Papua, https://dinkes.papua.go.id/dinas-kesehatan-papua-memperingati-hari-tbc-sedunia/.
Ramadhani, F. (2024). 1.519 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Jayapura Selama Januari-November 2024. Jubi Papua, https://jubi.id/mamta/2024/1-519-kasus-tbc-ditemukan-di-kabupaten-jayapura-selama-januari-november-2024/.
Sari, D. &. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien TB dengan Kepatuhan berobat di Puskesmas . Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16 (2), 123-130.
Silitonga, I. R., & Nuryeti, N. (2021). Profil Remaja Putri dengan Kejadian Anemia. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 3(3), 184–192. https://doi.org/10.36590/jika.v3i3.199
Yulianto, N. P. (2024). Hubungan Antara Pengetahuan Suami Tentang Perawatan Kehamilan Dengan Pertisipasi Suami Dalam Perawatan Kehamilan Di Puskesmas Janti Kota Malang. 13–36.
WHO. (2023, Maret 24). World Tuberculosis Day 2023. Diambil kembali dari World Health Organization: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tuberculosis
WHO. (2025, Maret 14). Tuberculosisi. World Health Organization, https://www.who.int/teams/global-programme-on-tuberculosis-and-lung-health/the-end-tb-strategy.
Widya, R. R., & Maharani, C. (2021). EVALUASI STRATEGI DOTS (DIRECTLY OBSERVED TREATMENT SHORT COURSE) DI PUSKESMAS TLOGOMULYO KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2021 . JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/download/34460/27658
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.