Gambaran Perilaku Pencegahan 3M Plus terhadap Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Putih

Authors

  • Andriana Rithe Nendissa FAKULTAS KESEHATAN UKIMGambaran Perilaku Pencegahan 3M Plus terhadap Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Putih

DOI:

https://doi.org/10.54639/mhj.v1i3.268

Abstract

Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah (PSN-DBD) melalui gerakan 3M dari Depkes RI telah diintensifkan sejak tahun 1992 dan pada tahun 2002 dikembangkan menjadi 3M (menguras, menutup, memanfaatkan kembali / mendaur ulang) plus. Penelitian yang dilakukan pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kayu Putih bulan Agustus 2019. Bagaimana gambaran perilaku pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Kayu Putih Tahun 2019? Sampel penelitian ini berjumlah 39 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan rekam medis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan uji statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran tingkat pengetahuan kurang sebanyak 5 responden (29,4%) mengalami kejadian DBD dan 12 responden  (70,6%) tidak mengalami kejadian DBD, sedangkan Tingkat pengetahuan baik sebanyak 9 responden (40,9%) mengalami kejadian DBD dan 13 responden (59,1%) tidak mengalami kejadian DBD.gambaran sikap negatif sebanyak 3 responden (50,0%) mengalami kejadian DBD dan 3 responden (50,0%) tidak mengalami kejadian DBD, sedangkan sikap positif sebanyak 11 responden (33,3%) mengalami kejadian DBD dan 22 responden (66,7%) tidak mengalami kejadian DBD. Gambaran tindakan ya melakukan tindakan pencegahan sebanyak 8 responden (40,0%) mengalami kejadian DBD dan 12 responden (60,0%) tidak mengalami kejadian DBD, sedangkan tidak melakukan kegiatan pencegahan sebanyak 6 responden (31,6%) mengalami kejadian DBD dan 13 responden (68,4%) tidak mengalami kejadian DBD. Kesimpulannya, sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan baik dan sikap positif, tetapi tidak melakukan kegiatan pencegahan DBD. Diharapkan bagi masyarakat agar bisa mengenali gejalah dan tanda-tanda DBD serta dapat melakukan tindakan pencegahan

References

Soegeng Soegijanto, 2004, anifestasi klinik demam berdarah dengue, Surabaya: Airlangga University Press

WHO. (2016). Demam Berdarah Dengue.

Ganie. (2009). Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Tentang 3M (Mengubur Barang Bekas, Menutup dan Menguras Tempat Penampungan Air) Pada Keluarga Di Kelurahan Padang Bulan Tahun 2009.

Zuska. (2013). Pengaruh Pengetahuan dan Kepercayaan Ibu Terhadap Tindakan Mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Kemenkes, RI. (2016). Petunjuk teknis Implementasi PSN 3M Plus dengan Gerakan 1 rumah 1 jumantik.

Tuti Afriza, Nasriati ( 2012 ), Jurnal uui.ac.id

Prabawati Sinta (2018), Jurnal Kesehatan Media Husada

Notoatmodjo. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Nahdah, H. I. (2013). Hubungan Perilaku 3M Plus Dengan Densitas Larva Aedes aegapti di Kelurahan Birobuli Selatan Kota Palu Sulawesi Tengah.

Downloads

Published

2019-12-26

Issue

Section

Original Research Articles