GAMBARAN PERAWATAN TRADISIONAL PADA PERIODE EARLY POST PARTUM DALAM PROSES INVOLUSI DI PRAKTEK MANDIRI BIDAN CLARA KOTA AMBON TAHUN 2018
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v3i1.456Abstract
Dece Tetimelay, 2018. The descriptive study of traditional treatment on early post partum period in involution process in local Midwife’s independent practice clara Ambon City â€
Post partum (Childbirth/Puerperium) comes from latin it is “puer†and it means baby and “parous†that has meaning birth. Post partum period begin after placenta’s birth and this is end when all the tool of uterus back to the first condition before pregnant and this event is continuous about 6 weeks. This research has purpose to know the descriptive study of traditional treatment on early post partum period in involution process in Local Midwife’s independent practice clara Subdistric Nusaniwe Ambon City 2018. This research used descriptive analysis design that is doing to know the value of each variable or more and its character is independen without made a relation or comparison with other variable. Total sample used in this research is 32 respondens. The result of this research are found traditional traetment practicum on early post partum period that is Bakancing 21,9 percent, forbidden food 87,5 percent, consumption of meal 78,1 percent with respondens characteristic of age about 21-31 years old with 87,5 percent, their grade of education is Senior High School with 84,4 percent, their job is house woman with 65,6 percent, the helper of birthis nurse with 49.4 percent, their paritas is two child with 49,9 percent and one hundred percent respondens have zise of fundus uteri stall in the midlle of simpisis centre. The suggestion in this research is usefull for the nurse that is necesarry to do medical socialiszation related to the tretment on post partum period for all the mother in order to know the information about the right treatment on post partum period so they can not made a mistake on that case.
Â
Key words : Traditional treatment, Early post partum period.
References
DAFTAR PUSTAKA
Aeni. 2011. Perilaku kesehatan ibu hamil di Kabupaten Pati (Studi pada kasus kematian maternal).
Jurnal Litbang. 2012; 8 (3): 200-7
Assaf. 2009. Mutu pelayanan kesehatan perspektif internasional. Penerbit Buku Kedokteran
EGC :Jakarta
Baumali. 2009. Pemenuhan Zat Gizi Ibu Post partum dan Budaya Se’l pada Masyarakat Suku Timor
Dawan di Kecamatan Molo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Tesis. Universitas Gajah Mada.
Chahyanto. 2013. Asupan Vitamin A, perawatan kesehatan, Produksi ASI dan status kesehatan ibu Post
partum. (makalah seminar skripsi). Bogor (ID): Istitusi Pertanian Bogor.
Chriswardani Suryawati. 2007. Faktor Sosial Budaya Dalam Praktik Perawatan Kehamilan, Persalinan
dan Pasca Persalinan (Studi di Kecamatan Bangsri kabupaten Jepara). Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia: Vol 2 No 1
Dahlianti Ria dkk, 2005. Keragaan perawatan kesehatan masa Post partum. Pola konsumsi jamu
tradisional dan pengaruhnya pada ibu Post partumdi desa sukajadi. Kecamatan tamansari, Bogor. Media gizi & Keluarga
Dewi dkk, 2010. Hubungan mobilisasi dini dengan kecepatan kesembuhan luka perineum pada ibu Post
partum di seluruh wilayah kerja Puskesmas Singosari Kabupaten Malang. Jurnal. Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.
Foster G. M. dan Anderson B. G. 2009. Antropologi Kesehatan. In : Suryadarma P.K. dan Swasono
M.F.H. Medical Anthropology. UI-Press : Jakarta. H : 311-330.
Halminton, 2008. Masa Kehamilan dan Persalinan. Jakarta : PT Elex Media Komputindo . Gramedia.
Handayani. 2010. Aspek sosial budaya pada kehamilan, persalinan dan Post partum di Indonesia. Jurnal
alamiah rekam medis dan informatika kesehatan : Infokes
Kalsum muthi’ah usemahu, watief a. Racman, Sudirman Natsir. 2013. Perilaku penggunaan obat
tradisional pada ibu pasca melahirkan di desa kailolo Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal kebinanan
Komalasasi Retni dkk, 2014. Pemberian Jamu Uyup-Uyup terhadap kelancaran pengeluaran Air Susu
Ibu (ASI) pada ibu nifas. Akademi Kebidanan Perwira Husada : Purwokerto
Mariati. 2013. Efektivitas Sirih merah dalam perawatan luka perineum di bidan mandiri. Jurnal
kesehatan Masyarakat Nasional Vol 8. No 1
Mashudi. 2012, sosiologi keperawatan konsep dan aplikasi, ECG : Jakarta
Mayasaroh Rina, 2013. Peran dukun bayi dalam penanganan kesehatan ibu danAnak di desa bolo
kecamatan demak kabupaten demak. Journal of Education, Society and Culture
Mahdiyah Dede.2012. Hubungan Mobilisasi dini dengan Penurunan Tinggi Fundus Uteri pada Ibu Post
partum di BLUD RS H.Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Akademi Kebidanan Sari Mulia: Banjarmasin. Skripsi
Mochtar R. 2011, Sinopsis Obstetri. Edisi 3 jilid 1, Penerbit buku kedokteran EGC : Jakarta
Notoadmodjo. 2005. Promosi kesehatan teori dan aplikasi. Rineka Cipta : Jakarta
Nurhikmah. 2009. Hubungan Perilaku Ibu Berpantang Makanan Selama Post partum Dengan Status Gizi
Ibu Dan Bayinya Di Kecamatan Banjarmasin Utara Di Kota Banjarmasin. Universitas Gajah Mada. Tesis.
Qomariah. 2007. Tema Budaya yang Melatarbelakangi Perilaku Ibu-Ibu Penduduk Asli Dalam
Pemeliharaan Kehamilan dan Persalinan di Kabupaten Mimika. Bul Penel. Kesehatan
Ratna Murniatu dkk. 2012. Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Bendungan ASI dengan Praktek
pencegahan bendungan ASI (Breast Care) di RB Nur Hikmah Kwaron Gubug. Skripsi. Fakultas Keperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah : Semarang
Saleha. 2009. Asuhan kebidanan pada Masa Post partum. Penerbit Salemba Medika : Jakarta
Sarwono.2012. Sosiologi Kesehatan Beberapa Konsep Besera Aplikasinya. Gajah Mada University Press:
Yogyakarta
Sulaema Munandar. 2012. Ilmu Budaya Dasar Pengantar Kearah Ilmu Sosial Dasar/ISBD/Social
Culture. Retika Aditama. Bandung
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta:. Bandung
Yulianti. 2014. Gambaran Perawatan Ibu Post partumdiWilayah Kecamatan Miri Sragen. Skripsi
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhamadiyah. Surakarta.
Widagdho,dkk.2012. Ilmu Budaya Dasar. Bumi Aksara, Grafika Off Set. Jakarta
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.