Strategi Penanganan Mual Muntah Ibu Hamil Melalui Kombinasi Intervensi Non Farmakologi: Tinjauan Literatur
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v3i3.707Abstract
Mual dan muntah selama hamil yang tidak dapat dikendalikan dapat menjadi hiperemesis gravidarum, yang berdampak negatif bagi ibu maupun janin. Intervensi farmakologi cukup efektif dalam mengurangi keluhan mual dan muntah ibu hamil, namun memiliki efek samping bagi kehamilan, sehingga terapi non farmakologi dapat dijadikan alternatif. Memiliki efek samping minimal, intervensi non farmakologi dapat dipertimbangkan untuk dikombinasikan antara beberapa terapi sehingga lebih meningkatkan efektifitasnya. Tinjauan literatur ini bertujuan mengidentifikasi kombinasi intervensi non farmakologi dalam penanganan mual dan muntah selama kehamilan. Pencarian artikel dilakukan melalui tiga database elektronik yaitu Pubmed, CINAHL Ebsco dan Google Scholar, dengan rentang tahun publikasi 2011-2021. Enam artikel diikutsertakan dalam review. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa kombinasi terapi non farmakologi yang dapat digunakan dalam mengatasi keluhan mual dan muntah selama kehamilan, yaitu kombinasi jahe dan gula aren, kombinasi rebusan jahe merah dan daun mint, kombinasi air tebu dan air jahe, kombinasi daun mint dan jahe merah, jeruk nipis dan madu, kombinasi aromaterapi jahe dan lemon, pijat tangan dan jahe madu, serta kombinasi kneading dan pisang ambon. Analisis tentang terapi kombinasi mana yang lebih efektif disarankan untuk penelitian selanjutnya.
References
Gabbe SG, Niebyl JR, Simpson JL, Landon MB, Galan HL, Jauniaux ERM, et al. Obstetrics: normal and problem pregnancies. 7th ed. Philadelphia: Elsevier; 2017. 1–1426 p.
Herrell EH. Nausea and vomiting of pregnancy. Gastroenterol Clin North Am [Internet]. 2014;40(2):309–34. Available from: https://www.clinicalkey.com.au/#!/content/1-s2.0-S0889855311000276
O’Donnell A, McParlin C, Robson SC, Beyer F, Moloney E, Bryant A, et al. Treatments for hiperemesis gravidarum and nausea and vomiting in pregnancy: A systematic review and economic assessment. Health Technol Assess (Rockv). 2016;20(74):vii–268.
Wood H, McKellar L V., Lightbody M. Nausea and vomiting in pregnancy: Blooming or bloomin’ awful? A review of the literature. Women and Birth [Internet]. 2013;26(2):100–4. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.wombi.2012.10.001
Niebyl JR. Nausea and vomiting in pregnancy. N Engl J Med. 2010;363(16):1544–50.
Golberg D, Szilagy A, Graves L. Hiperemesis gravidarum and helicobacter pylori infection: a systematic review. Obstet Gynecol. 2007;110(3):695–703.
Viljoen E, Visser J, Koen N, Musekiwa A. A systematic review and meta-analysis of the effect and safety of ginger in the treatment of pregnancy-associated nausea and vomiting. Nutr J [Internet]. 2014;13(1):1–14. Available from: Nutrition Journal
Skorpen CG, Hoeltzenbein M, Tincani A, Fischer-Betz R, Elefant E, Chambers C, et al. The EULAR points to consider for use of antirheumatic drugs before pregnancy, and during pregnancy and lactation. Ann Rheum Dis. 2016;75(5):795–810.
Sumah DF, Madiuw D, Tasijawa FA, Leutualy V. Non-pharmacologic intervention for nausea and vomiting of pregnancy: Systematic review. J Aisyah J Ilmu Kesehat [Internet]. 2021 Dec 9;6(4):664–72. Available from: https://aisyah.journalpress.id/index.php/jika/article/view/6414
Revell MA. Self-care of nausea and vomiting in the first trimester of pregnancy. Int J Childbirth Educ. 2017;32(1):35–8.
Lete I, Allue J. The effectiveness of ginger in the prevention of nausea and vomiting during pregnancy and chemotherapy. Integr Med Insights. 2016;1:11–7.
Giacosa A, Morazzoni P, Bombardelli E, Riva A, Porro BG, Rondanelli M. Can nausea and vomiting be treated with ginger extract? Eur Rev Med Pharmacol Sci. 2015;19:1291–6.
Muarifah U, Ambarwati. Pemberian minuman jahe dan gula aren untuk mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil. J Profesi Keperawatan [Internet]. 2021;8(2):192–201. Available from: http://jurnal.akperkridahusada.ac.id/index.php/jpk/article/view/106/125
Wardani RK. Efektifitas konsumsi air tebu kombinasi dengan air jahe terhadap hiperemesis gravidarum di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru. Al-Insyirah Midwifery J Ilmu Kebidanan (Journal Midwifery Sci. 2020;9(1):36–41.
Soa UOM, Amelia R, Octaviani DA. Perbandingan efektivitas pemberian rebusan jahe merah dan daun mint dengan jeruk nipis dan madu terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Waepana, Ngada, NTT. J Kebidanan. 2018;8(2):157.
Parwitasari CD, Utami S, Rahmiania S. Perbandingan efektifitas pemberian rebusan jahe dan daun mint terhadap mual muntah ibu hamil. J Online Mhs [Internet]. 2014;1(1):1–10. Available from: https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article /view/3476.
Nurisyah, Asyikin A, Cartika H. Aktivitas antioksidan krim ekstrak etil asetat kulit jeruk nipis (citrus aurantifolia) yang ditetapkan dengan metode DPPH. Media Farm. 2020;16(2):215.
Sakri FM. Madu dan Khasiatnya [Internet]. Diandra Pustaka Indonesia; 2015. 1–88 p. Available from: https://www.google.co.id/books/edition/MADU_DAN_KHASIATNYA/6ZagCwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=madu+dan+khasiatnya&printsec=frontcover
Tamar M, Nursanti I, Nugroho N. Efek inhalasi aromaterapi lemon, jahe dan kombinasi terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I. J Islam Nurs. 2020;5(1):41–7.
Sari DN, Anri. Terapi pijat tangan dan minuman herbal jahe madu untuk ibu hamil dengan mual muntah. J Kesehat Komunitas. 2021;7(November):375–80.
Kayanti SD, Putri DFA, Chiani SH. Efektivitas pemberian seduhan jahe gajah dan madu terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I dan trimester II di wilayah kerja Puskesmas Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat Tahun 2019. J Kesehat dan Sains [Internet]. 2019;3(1):1–10. Available from: http://jurnal.lppmstikesghs.ac.id/index.php/jks/article/view/23
Singh S, Sinha AGK. Comparison of effect of six minutes of effleurage and kneading massage on alpha motoneuronal excitability in normal healthy individuals. Hum Biol Rev. 2014;3(4):275–81.
Ariani A, Sari DN, Sutriyawan A. Pemberian kombinasi masase teknik petrissage (kneading) dan pisang ambon (musa paradisiaca) terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. J Ilm Obs [Internet]. 2021;13(3):56–63. Available from: https://stikes-nhm.e-journal.id/OBJ/index
Molisa Y, Lailyana, Laila A. The effect of giving ambon banana (musa paradisiaca.l) to emesis of gravidarum in pregnant women at Sidomulyo Health Center of Pekanbaru in 2019. J Ibu dan Anak [Internet]. 2020;8(1):31–7. Available from: https://jurnal.pkr.ac.id/index.php/JIA/article/view/288
Tan PC, Kartik B, Thanendran P, Zakaria R, Win ST, Omar SZ. Taste, smell and food-related nausea and vomiting responses in hiperemesis gravidarum: A case-controlled study. Sci Rep [Internet]. 2020;10(1):1–8. Available from: http://dx.doi.org/10.1038/s41598-020-61114-y
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.