Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keseimbangan Lansia Di Panti Tresna Werdha Inakaka, Kota Ambon
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v3i1.710Abstract
The elderly experience a constant decline both physically and psychologically. Physical changes occur because of morphological changes in older muscles as you get older. Such physical changes cause slowing in motion, short steps, and muscle strength to drop and tend to wobble, resulting in slow aging in anticipation of the slipping, the tripping, the balance. Contributing factors include age, gender, body mass index (BMI) and physical activity. The purpose of this study is to identify factors related to the balance of the elderly in the house of tresna werdha inakaka, the city of ambon. This method of research is a descriptive description of a sectional cross. The sample sampling technique uses an purposive sampling of 49 respondents, with inclusions criteria: older people who can carry out their own activities and be willing to become the responders. Exact results of fisher's test are found with age relative to the balance of the elderly (p value= 0,000), there are genders with the elderly's balance (p value= 0,000), there are body mass indexes with the elderly's balance (p value= 0,000), and there is a relationship of physical activity with the elderly's balance (p value= 0,000).
Key words: balance; Age; Gender; Body mass index; Physical activityReferences
Ivanali K, Amir TL, Munawwarah M, Pertiwi AD. Hubungan antara aktivitas fisik pada lanjut usia dengan tingkat keseimbangan. J Ilm Fisioter. 2021;21(1):51–7.
Tomasoa Yeslin V, Reni C, Anwar S. Pengaruh tandem walking exercise terhadap keseimbangan lansia di panti tresna werdha inakaka, kota ambon. J Penelit Kesehatan Suara Forikes. 2021;12(5):137–40.
Ayu Andriyani A. Hubungan faktor internal dan eksternal dengan keseimbangan lansia di desa pamijen sokaraja bayumas. Universitas Indonesia; 2012.
Sihombing F, Kurniasari T. Hubungan antara usia dan jenis kelamin lansia dengan risiko jatuh di pstw unit abiyoso yogyakarta. STIKes Santo Borromeus. 2017;82–6.
Ikhsan I, Wirahmi N, Slamet S. Hubungan Aktifitas Fisik Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. J Nurs Public Heal. 2020;8(1):48–53.
Prasetya LY, Wibawa A, Putra INA. Hubungan antara postur tubuh terhadap keseimbangan statik pada lansia. Universitas Udayana, Denpasar Bali. 2014;13:1–12.
Nurhayati S. Analisis faktor resiko kejadian disabiilitas fisik pada lansia di kecamatan punung kabupaten pacita. Universitas Negeri Semarang; 2014. 1–165 p.
Nungki Marlian Y, Diana Silvi N, Safun R. Hubungan indeks massa tubuh (obesitas) dengan keseimbangan dinamis pada lansia di posyandu lansia. J Sport Sci. 2021;1(1):100–6.
Susilo W, Limyati Y, Gunawan D. The risk of falling in elderly increased with age growth and unaffected by gender. J Med Heal. 2017;1(6):568–74.
Pringgadani DJ, Wibawa A, Wahyuni N. Hubungan antara indeks massa tubuh (Imt) dengan resiko jatuh pada lansia di denpasar. Maj Ilm Fisioter Indones. 2020;8(2):1–4.
Ediawati E. Gambaran tingkat kemandirian dalam activity of daily living (ADL) dan resiko jatuh pada lansia di panti sosial tresna wherda budi mulia. Perpustakaan Universitas Indonesia. 2012.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.