Pengetahuan dan Manajemen Diri Dalam Pencegahan Komplikasi Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Karangmulya Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v4i3.918Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik menahun multifaktoral yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat disfungsi insulin. Indonesia berada di urutan ke-5 diantara 10 negara dengan kasus tertinggi sebanyak 19,47 juta orang penderita diabetes. Pengetahuan pada diabetes melitus adalah persepsi berupa informasi yang diketahui oleh penderita diabetes melitus. Beberapa pengetahuan yang diperlukam oleh pasien DM adalah pengetahuan dasar mengenai penyakit DM itu sendiri, pengendalian kadar gula darah, dan pencegahan komplikasi. Manajemen diri diabetes adalah sikap penderita diabetes saat mengelola penyakitnya secara mandiri termasuk perilaku pengobatan dan pencegahan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan manajemen diri dalam pencegahan komplikasi pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jenis penelitian ini menggunakan deskriftif kuantitatif dengan populasi sebanyak 33 orang dan tehnik pengambilan sampling menggunakan total sampling. Tehnik pengumpulan data didapatkan dari hasil pengisian kuisioner DKQ-24 dan kuisioner DSMQ oleh responden. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran tingkat pengetahuan yang sedang dengan jumlah sebagian besar responden sebanyak 22 orang (66,7%) dan menunjukan gambaran hampir dari seluruh responden dalam penelitian ini melakukan self manajemen yang baik sebanyak 26 orang (78,8%). Kesimpulan dalam penelitian ini responden memiliki pengetahuan yang sedang dan manajemen diri yang baik dalam pencegahan komplikasi pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Karangmulya Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut.
References
American Diabettes Asosiation. Standards Of Medical Care In Diabettes-2018. (American Diabetes Association (2018). Standards of Medical Care in Diabetes-2018 Abridged for Primary Care Providers. Clinical diabetes : a publication of the American Diabetes Association)Journal Of Clinical And Applied Ressearch And Education. Vol.41 Supplement 1
Bungin, Burhan. 2017. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Kencana
Chrysi, Maria, et al. "Adaptation and Validation of Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24 item) within Greek Population." Health & Research Journal 8.2 (2022): 101-108.
Dafriani, Putri, and Ratna Indah Sari Dewi. "Tingkat Pengetahuan pada Pasien Diabetes Melitus (DM) Tipe 2." Jurnal Abdimas Saintika 1.1 (2019): 45-50.
Fatimah, R. N. (2015). Diabetes Melitus Tipe 2. Journal Majority, 4(5), 93-101.
Febriani, Dita Hanna, Grayssa Sendy Ayuningtyas, and Maria Yuliyati. "Gambaran Self-Management Pada Penderita DM Tipe 2 di Salah Satu Rumah Swasta di Klaten." I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih 2.1 (2021): 28-40.
Garcia AA, Villagomez ET, Brown SA, Kouzekanani K, Hanis CL. The Starr County Diabetes Education Study: development of the Spanish-language diabetes knowledge questionnaire. Diabetes Care. 2001 Jan;24(1):16-21. doi: 10.2337/diacare.24.1.16. Erratum in: Diabetes Care 2001 May;24(5):972. PMID: 11194219.
Handayani, Ni Komang Desi Tri, Putu Wira Kusuma Putra, and Ida Ayu Agung Laksmi. "Efikasi Diri Berhubungan dengan Kepatuhan Manajemen Diri pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Buleleng III." Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan 7.1 (2019): 28-38.
Iskandar. Pengaruh Pelatihan Manajemen Diri dan Konsep Diri Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Manajemen Pendidikan. JTP-Jurnal Teknologi Pendidikan, 2017, 19.3: 175-190.
Kementerian Kesehatan RI, 2021. Diabetes Mellitus 2020. Tersedia https://pusdatin.kemkes.go.id diakses pada kamis, 07 April 2022 pukul 06.00 WIB
Kementerian Kesehatan RI, 2021. Laporan Riset Kesehatan Nasional 2018. Tersedia di https://www.litbang.kemkes.go.id diakses pada Senin, 28 Maret 2022 pukul 20.35 WIB
Kementerian Kesehatan RI, 2021. Laporan Riset Kesehatan Provinsi Jawa Barat 2018. Tersedia di https://pusdatin.kemkes.go.id diakses pada Senin, 28 Maret 2022 pukul 21.00 WIB
Ngatno. 2015. Buku Ajar Metodologi Penelitian. Semarang : Cv Indoprinting
Ningrum, Tita Puspita, et al. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Manajemen Diri Pasien DM Tipe 2. Jurnal Keperawatan BSI, 2019, 7.2: 114-126.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta ; Rineka Cipta
Masturoh, Imas dan T, Nauri. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan.
Timotinus, H Kris. 2017. Pengantar metodologi Penelitian. Yogyakarta ; CV Andi Offset
Pahlevi, Reza. 2022. Jumlah Penderita Diabetes Mellitus Berdasarkan Negara 2021. Tersedia di https://databoks.katadata.co.id diakses pada Selasa, 29 Maret 2022 pukul 19.00 WIB
Schmiit, Andreas, et al. The Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ): development and evaluation of an instrument to assess diabetes self-care activities associated with glycaemic control. Health and quality of life outcomes, 2013, 11.1: 1-14.
Siregar, C. T. (2020). Buku Ajar Manajemen Komplikasi Pasien Hemodialisa. Deepublish
Sugiyono. 2019. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta
Windani, Citra; Abdul, Mohammad; Rosidin, Udin. Gambaran Self-Manajemen Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Puskesmas Tarogong Kabupaten Garut. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 2019, 15.1.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.