KOMUNIKASI SIMBOLIK : PADA ATRAKSI BAMBU GILA DI NEGERI MORELLA DAN NEGERI SULI (DALAM PERSPEKTIF ETNOGRAFI KOMUNIKASI)

Authors

  • Demsy Wattimena Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia
  • Anthonio J. Latuihamallo Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia
  • Junus Kwelju Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia
  • Maria Matatula Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38012/jb.v6i1.1444

Keywords:

Komunikasi Simbolik, Bambu Gila, Etnografi

Abstract

Komunikasi Simbolik Atraksi Bambu Gila Dalam Perspektif Etnografi Komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Etnografi bertujuan untuk menemukan esensi dan kompleksitas budaya yang dapat menggambarkan sebuah komunitas.Hasil penelitian yang didapat Atraksi bambu gila merupakan budaya khas Masyarakat Di negeri Maluku yang penuh dengan nuansa mistis. Atraksi ini sudah diturunkan dari generasi ke generasi, dan hingga kini atraksi ini masih ada walaupun keberadaannya sudah mulai terkikis oleh jaman karena tidak semua negeri/desa di Maluku masih ditemui atraksi ini. Banyak simbol verbal dan non verbal yang dapat kita jumpaiketika melihat atraksi bambu gila. Adapun pesan dari atraksi bambu gila adalah Adapun isi pesan dari atraksi bambu gila adalah : Semangat gotong-royong dalam kehidupan masyarakat Maluku, Semangat kebersamaan yang sudah terpelihara dengan baik bagi masyarakat Maluku,Kedisplinan kepatuhan terhadap apa yang sudah ditetapkan bersama menjadi nilai luhur yang universal, Adanya nilai-nilai untuk saling menghormati diantara masyarakat Maluku, Menjaga kelesatarian warisan budaya dari generasi ke generasi.

References

Aang Ridwan. (2016). Komunikasi AntarBudaya.Pustaka Setia Bandung.

Alex Sobur. (2017). Komunikasi Semiotika. Penerbit Rosdakarya Bandung.

Cangara Hafied. (2022). Pengantar Ilmu Komunikasi. PT.RajaGrafindo Persada.

F.W. Dillistone diterjemahkan oleh A. Widyamartaya. (2013). Daya kekuatan simbol. Penerbit Kanisius. Jogjakarta.

Hafied Cangara. (2022). Pengantar Ilmu Komunikasi. Edisi kelima.Penerbit, PT Raja Grafindo Persada. Depok.

Mulyana Dedy. (2010). Komunikasi AntarBudaya.Panduan Berkomunikasi Dengan Orang-orang Beda Budaya. Penerbit PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Sulaeman H. (2016). Komunikasi Lingkungan Fenomena Suku Naulu Di Pedesaan. Lp2M IAIN Ambon.

Syukur Sambas. (2016). Antropologi Komunikasi.Pustaka Setia Bandung.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Dan R &D. AlfaBeta Bandung.

Tatang. S. (2016). Dinamika Komunikasi. Pustaka Setia Bandung.

Laurens, Samson ; Paliama, Marce ; Kalasa, Heni J. ; Haya, W. (2022). Influence Of Leadership, Reward And Punishment On Millennial Employee Performance. Jurnal Badati, 4, 54–67.

Laurens, S. (2023). Intelligence Dimensions on Employee Performance. Jurnal Badati, 8, 16–27.

Muskita, M., & Latuheru, R. D. (2022). Marinyo’s Role in Negeri Hutumuri, Ambon City. Journal of Digital Media Communication, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.35760/dimedcom.2022.v1i1.6580

Sahetapy, Petronela ; Laurens, S. (2023). The Effectiveness of Leadership Based on Pela Gandong Values in the Population and Civil Registration Office of Ambon City. Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 12, 105–120.

Tahitu, Amelia ; Laurens, S ; Tutuhatunewa, A. (2021). Pemberdayaan Komunitas Pemulung Melalui Bank Sampah Guna Menghasilkan Produk Bernilai Ekonomis di Desa Nania Kecamatan Teluk Ambon Baguala. Jurnal Maren, 2, 19–24.

Tahitu, Amelia ; Souhuwat, Y. (2022). Pengaruh Media Baru Pembelajaran Terhadap Metode Belajar Online di Musim Pandemi Covid 19 pada FISIP UKIM Ambon. Jurnal Badati, 4, 162–171.

Tahitu, Amelia ; Wattimena, D. (2023). Dampak Media Sosial Terhadap Promosi Siwang Paradise Di Kota Ambon. Jurnal Badati, 5, 202–214.

Tutuhatunewa, Alex R. ; Sirait, J. (2023). Pola Komunikasi Budaya Pada Pernikahan Adat Di Negeri Ohoi Ohoirenan, Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Badati, 5(2), 107–116.

Utama, Mutiara Dara ; Tentua, M. (2023). Implementasi Literasi Media dalam Pengembangan Konten Digital Ramah Anak : Studi Kasus Platform Youtube Kids Indonesia. Jurnal Badati, 5(2), 203–219.

Rido Latuheru, I. F., & Ika, F. (2023). ANALISIS SEMIOTIKA PERSONAL BRANDING POLITISI PEREMPUAN DI MEDIA MAINSTREAM DAN MEDIA SOSIAL. Jurnal Badati, 175-188.

Rido Latuheru, I. F., & Ika , F. (2023). ANALISIS SEMIOTIKA PERSONAL BRANDING POLITISI PEREMPUAN DI MEDIA MAINSTREAM DAN MEDIA SOSIAL . Jurnal Badati, 175-188.

Sumber Lainnya :

Abdul Jalil Hermawan. Interaksi Simbolik Masyarakat Adat Cigugur Kuningan (Studi Etnografi Dalam Tradisi Seren Taun.Jurnal Signal , Volume 1 No 2 ( Tahun 2013)

Lusiana Andriani Lubis dan Zikra Khasiah. Komunikasi Simbolik Dalam Upacara Pernikahan Manjapuik Marapulai Di Nagari Paninjauan Sumatera Barat. Jurnal Komunikasi ASPIKOM, Volume 2 Nomor 6, Januari 2016.

Martia Soamole, Mursalim, Alfian Rokhmansyah. Analisis Tuturan Tarian Bambu Gila Di Maluku Tengah Ditinjau Dari Bentuk Dan Fungsi. . Jurnal Ilmu Budaya Vol. 2, No. 2, April 2018 e-ISSN 2549-7715 Hal: 196-205.

Nurhaliah. Makna Simbol-Simbol Komunikasi Budaya Pada Prosesi Pernikahan Keluarga Bangsawan Bugis Di Kabupaten Wajo. Skripsi, Universitas Hasanuddin. 2022.

https://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/17369/2/T2_752016205_BAB%20II.pd f di akses pada hari senin 19 Juni 2023.

Downloads

Published

2025-01-16

How to Cite

Wattimena, D., J. Latuihamallo, A., Kwelju, J., & Matatula, M. (2025). KOMUNIKASI SIMBOLIK : PADA ATRAKSI BAMBU GILA DI NEGERI MORELLA DAN NEGERI SULI (DALAM PERSPEKTIF ETNOGRAFI KOMUNIKASI). JURNAL BADATI, 6(1), 140–151. https://doi.org/10.38012/jb.v6i1.1444

Issue

Section

Articles

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>