ENKULTURASI BUDAYA PAMANA
DOI:
https://doi.org/10.38012/jb.v2i1.411Kata Kunci:
Enkulturasi, Budaya Pamana, Komunikasi Budaya, Komunikasi Ritual.Abstrak
Enkulturasi atau pembudayaan adalah proses mempelajari dan menysuaikan alam pikiran dan sikap individu dengan sistem norma, adat, dan peraturan-peraturan yang hidup dalam kebudayaannya. Negeri Hutumuri merupakan daerah yang dihuni dan dikuasai oleh masyarakat adat yang memiliki budaya, adat istiadat dan hukum adat yang secara turun temurun dilindungi, dipertahankan dan dipraktekkan dalam interaksi social masyarakat sehari-hari. Masyarakat Negeri Hutumuri memiliki adat istiadat sebagai modal dasar yang tumbuh dan berkembang sepanjang sejarah dan telah memberikan sumbangan yang berarti bagi kelangsungan hidup masyarakat serta pembangunan kampong negeri, kecamatan dan daerah. Dan salah satu pranata adat yang masih dipertahankan adalah lembaga adat (Soa). Soa adalah salah satu pranata penggolongan yang melahirkan negeri. Enkulturasi Budaya yang diteliti pada Desa Hutumuri terletak pada tingkat transmisi budaya yang berlangsung, Berdasarkan Masalah diatas maka tujuan penelitian yang dicapai adalah Mengetahui Sejauh mana proses enkulturasi budaya pamana di desa hutumuri?, Bagaimana Respon Masyarakat terhadap dalam hal ini generasi muda dalam enkulturasi budaya pamana?, dalam Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Kualittif luaran yang dihasilkan akan dipublikasikan di Jurnal Terakreditasi Nasional dan Bidang fokus penelitian Sosial Humaniora, seni budaya, Tema Penelitian Pembangunan dan Penguatan Sosial Budaya,
Referensi
Coley Frank. L, 1987. Mimbar dan Tahta, Hubungan lembaga-lembaga keagamaan dan pemerintahan di Maluku Tengah, Jakrta. Pustaka Sinar Harapan.
Harun Rochajat, Ardianto Elvinaro. 2010. Komunikasi Pembangunan Perubahan Sosial, Jogyakarta. Rajawali Pers.
Moleong Lexy. 2012 Metode Penelitian Kualitatif, Jakarta. PT. Remaja Rosdakarya
Mulyana Deddy. 1990. Komunikasi Antarbudaya. Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya.
Pattiapon Nicolas, 2011. Adat Istiadat Tradisional Mengenal Bentuk-bentuk Karya Sastra Lisan Masyarakat Hutumuri. Ambon.
Sitompul. 2000. Manusia dan Budaya (Theologi Antropologi), Jakarta. BPK. Gunung Mulia
Unduhan
Diterbitkan
2020-04-15
Cara Mengutip
LATUHERU, R. D., & MUSKITA, M. (2020). ENKULTURASI BUDAYA PAMANA. JURNAL BADATI, 2(1), 107–113. https://doi.org/10.38012/jb.v2i1.411
Terbitan
Bagian
Articles
Citation Check
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a ceative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).