PEMBERDAYAAN PENGRAJIN KULIT KERANG MUTIARA DI DESA BATU MERAH KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON

Penulis

  • DEREK BAKARBESSY

DOI:

https://doi.org/10.38012/jb.v4i1.563

Kata Kunci:

empowering, awareness, organizing, resource delivery

Abstrak

Sebagaimana Program CSR PT Telkomsel juga mempunyai komitmen utama yakni : membantu komunitas dan memberi kontribusi yang optimal kepada masyarakat yang didasarkan pada 5 pilar utama yang menjadi misi CSR-nya yakni : (1) membangun modal manusia; (2) Memelihara kohesi sosial; (3) Memperkuat nilai ekonomi; (4) Mendorong pemerintah yang baik; dan (5) Melindungi Lingkungan.

Hal ini tentu tak lepas dari campur tangan departemen Public Relations (PR) atau departemen lain yang menjalani fungsi PR. Di PT Telkomsel, PR berada di bawah naungan bagian/departemen Personalia. PT Telkomsel Maluku tetap bisa “hidup†harmonis dengan stakeholder selama ini dan hampir dikatakan tidak ada berita “miring†dari komuniti lain karena pelaksanaan CSRnya. Hal ini yang menjadi ketertarikan peneliti untuk menganalisis fungsi PR dalam mengimplementasikan salah satu programnya, yaitu program CSR di Ambon. Rumusan Masalah dalam penelitian ni adalah Bagaimana Peran Serta Public Relation PT. Telkomsel dalam mengimplementasikan Program CSR? Metode Penelitian dalam tulisan ini adalah Deskriptif Kualitatif

 

Referensi

Anonim, 1994. Delapan Kunci Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. Badan Diklat Pertanian, BPLP, Jakarta.

______, 1995. Metodologi Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia. Badan Diklat Pertanian, IFAD dan LPPSE, Jakarta.

Ancok D, 1999. Pemanfaatan Organisasi Lokal Untuk Mengentaskan Kemiskinan. Kumpulan Prosiding, Aditya, Jogyakarta.

Chambers, R. 1987. Pengembangan Desa Mulai Dari Belakang. Lembaga Peneltian, Pendidikan, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Jakarta.

Evers, Hans Dieters, 1996. Profil Penanggulangan Kemiskinan Indonesia. Transformasi, Seri III, Jakarta.

Gany. R.A. 2001. Kemandirian Lokal. Hasanuddin Press. Makassar.

Handoyo. 1985. Dampak Kegiatan Ekonomi Rakyat. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta.

Hanna, M.G. and Robinson, B. 1994. Strategies For Community Empowerment. Em Text. New York.

Hoover, E.M dan F. Giarratani. 1985. An Introduction to Regional Economics. Alfred A.Knopf, New York

Ihromi, TO. 1991. Kajian Wanita Dalam Pembangunan. Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

Kartasasmita, Ginanjar. 1996. Pengembanan Untuk Rakyat. Cides, Jakarta.

University Press, Yogyakarta.

Khaeruddin. 1994. Pembangunan Masyarakat Desa , Azas, Kebijakan Manajemen. Media Widya Mandala, Yogyakarta.

Mardiamo. 2002. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Andi Offset, Yogyakarta.

Narayan, Deepa. 2002. Empowerment and Poverty Reduction. Washington DC : The World Bank.

Nasoetion, L.I. 1996. Taksonomi Kemiskinan di Indonesia : Suatu Kajian Eksploratif. Grassindo, Indonesia.

Nugroho dan Rochmin. 2004. Pembangunan Wilayah. Perspektif Ekonomi, Sosial dan Lingkungan. LP3ES, Jakarta.

Ohama, Yutaka. 2001. Consceptual Framework For Participatory Local Social Development. Cambridge : JICA.

Salman, Darmawan. 2002. Apa dan Bagaimana Pemberdayaan Masyarakat, Makalah, PSKMP Unhas, Makasar.

Sani, M.Y. 2000. Manusia, Kebudayaan dan Pembangunan. Laboratorium Pembangunan Masyarakat. Program Pascasarjana UNHAS. Makassar.

Scoot, J.C. 1989. Moral Ekonomi Petani, Lembaga Penelitian, Pendidikan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Jakarta.

Soemarjan, Selo, 1997. Kemiskinan Suatu Pandangan Sosiologi, Jurnal Sosiologi Indonesia, No.2 September 1997.

Sudibyo, B, 1999. Substansi Kemiskinan dan Kesenjangan, Kumpulan Prosiding, Aditya Media, Jakarta.

Sumodiningrat, 1998. Urbanisasi dan Kemiskinan di Dunia Ketiga. Yogyakarta. Tiara Wacana.

Prijono dan Pranarka. 1996. Pemberdayaan, Konsep, Kebijakan dan Implementasi. Centre for strategic and International Studies, Jakarta.

Tikson, Deddy T. 2001. Community Develompent I. PPs-UNHAS. Makassar.

Wiranto, T. 1999. Pokok-pokok Pikiran Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Daerah. Cisarua.

Diterbitkan

2024-11-18

Cara Mengutip

BAKARBESSY, D. (2024). PEMBERDAYAAN PENGRAJIN KULIT KERANG MUTIARA DI DESA BATU MERAH KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON. JURNAL BADATI, 3(1), 67–78. https://doi.org/10.38012/jb.v4i1.563

Terbitan

Bagian

Articles

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>