TRANSFORMASI BERKELANJUTAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL : SEBUAH REFLEKSI EKONOMI KREATIF DARI PEREMPUAN DESA LOHIATALA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA
DOI:
https://doi.org/10.69765/mjppm.v3i2.887Keywords:
Sumber Daya Lokal, Ekonomi Kreatif, Ekonomi KeluargaAbstract
“Ekonomi kreatif†merupakan konsep ekonomi yang berkembang berdasarkan asset kreatif yang berpotensi menghasilkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. “Ekonomi Kreatif†juga merupakan perekonomia di era ekonomi baru saat ini yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengedepankan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang paling utama. Untuk meningkatkan kehidupan masyarakat yang sejahtera, maka perempuan Desa Lohiatala juga harus mengedepankan dan meningkatkan perekonomian kehidupan baik secara keluarga maupun masyarakat. Dengan sumber daya alam yang dimiliki dimungkinkan untuk perempuan harus berkreatif menghasilkan produk-produk yang berinovatif dan bermutu agar dapat dipasarkan dengan baik sehingga dapat meningkatkan kehidupan ekonomi yang baik. Desa Lohiatala terletak di Pulau Seram, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Untuk mengembangkan negeri dan jemaat Lohiatala, maka Ketua Majelis Jemaat serta perangkat pelayan membangun kerjasama yang baik dengan pimpinan (Raja) dan Staf Desa Lohiatala. Perekonomian merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan dan kehidupan masyarakat. Ekonomi masyarakat Lohiatala bersumber dari sektor Perkebunan atau pertanian. Salah satu usaha masyarakat Lohiatala adalah pembuatan Koprah yang bersumber dari tanaman kelapa. Selain itu, cengkeh dan pala juga menjadi hasil utama dari masyarakat Lohiatala. Mencermati dinamika bermasyarakat dan berjemaat di Desa Lohiatala, ada banyak hal yang harus dikerjakan dan dibenahi. Hasil observasi lapangan serta wawancara dengan masyarakat, perangkat Desa serta perangkat pelayan Jemaat GPM Lohiatala, ditemukan beberapa permasalahan: 1). Kurangnya pengetahuan tentang konsep Ekonomi Kreatif. 2). Kurangnya pengetahuan tentang cara pengelolaan hasil produk berbasis ekonomi kreatif. 3). Pemasaran yang terbatas dan 4). Terbatasnya Moda transportasi menyebabkan biaya transportasi tinggi. Berdasarkan masalah dan rencana solusi yang telah didiskusikan sebelumnya dengan mitra, maka iptek yang diimplementasikan pada masyarakat Desa Lohiatala adalah: 1). Melakukan workshop tentang Ekonomi Kreatif Berbasis Sumber Daya Lokal Desa Lohiatala. 2). Melakukan workshop tentang Pemasaran Barang dan Jasa dan 3). Berdiskusi dan mencari solusi bersama perempuan gereja tentang Pemasaran hasil produk. Target luaran kegiatan ini telah dipublikasi pada 1). Jurnal Maren UKIM. 2). Video Youtube dan 3). Media Masa Times Maluku.References
Drs. Henry Sarwono, M.Si dan Drs. Danang Sunyoto, M.Si(2013). Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro. Center for Academic Publishing Services (CAPS); Yogyakarta, 2013.
Kuncoro M. (2010). Dasar-Dasar Ekonomika Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Perencanaan Keuangan Untuk Usia 20 An (2015). Publikasi oleh Finansialku.
Dunette ,Petter F. (1976) Pengertian Keterampilan.Diakses dari http/// Jurnal Ekonomi Kompasiana Com/Manajemen 2011
Fathoni, Abdurrahmat. 2006. Organisasi Dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Hasibuan Melayu Sp (2000) Pengalaman Dan Motivasi: Dasar Peningkatan Produktivitas. Cetakan ke empat Jakarta:PT bumi aksara
Hasibuan ( 2012 ) Manajemen Sumber Daya manusia. Jakarta : PT Bumi Aksara.) Sudaresti 2014:14) Hubungan Keterampilan dan Pekerjaan Terhadap Peningkatan Ibu Rumah Tangga Peserta Latihan Eceng Gondok Usaha Kecil dan Menengah Luthfi Craft di Desa Murtigading (Tesis tidak diterbitkan) Yogyakarta Program Pascasarjana UNY
Kotler, P. 2005. Manajemen Pemasaran. Jakarta:Indeks Media Group.
Solihin, Ismail. 2009. Pengantar Manajemen. Jakarta : Erlangga
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).