PELATIHAN PENDAMPINGAN PASTORAL TERHADAP PARA PENYANDANG DISABILITAS BAGI MAJELIS JEMAAT GPM NEHEMIA
DOI:
https://doi.org/10.69765/mjppm.v6i2.1750Kata Kunci:
Pelatihan, Pendampingan Pastoral, Pendamping, MJ GPM Nehemia, Penyandang DisabilitasAbstrak
Pendampingan pastoral di Indonesia terus didiskusikan, diteliti, dan dipraktikkan secara aktif dan intens untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pengetahuan dan keterampilan pastoralia yang terlatih dapat memperkuat kapasitas dan semangat pelayanan di lingkup pelayanan gereja. Namun, keterbatasan SDM dalam melatih Majelis Jemaat (MJ) terkait pengetahuan dan praksis pastoral secara umum, termasuk di Jemaat GPM Nehemia menjadi realitas yang tidak dapat dipungkiri. Oleh karena itu, dalam rangka membantu pengembangan kemampuan pendampingan pastoral bagi MJ terhadap para penyandang disabilitas setempat, maka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) diwujudkan dalam bentuk kegiatan Pelatihan Pendampingan Pastoral terhadap Para Penyandang Disabilitas bagi MJ GPM Nehemia. Tiga tahapan kegiatannya, yakni: persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pelaporan. Alhasil, pemahaman dan kemampuan pastoralia yang diharapkan dari para peserta bertambah, selain komitmen untuk mendampingi para penyandang disabilitas setempat yang merupakan bagian dari gereja dan masyarakat Indonesia, yang menunjang kemajuan bangsa juga meningkat.Referensi
Rouli Retta Trifena Sinaga. 2024. Pendampingan Pastoral Kompletif bagi Pemulihan Pelbagai Ingatan yang Menyakitkan dari Warga Jemaat Akibat Konflik Komunal antara Masyarakat Kristen dan Muslim di Ambon Tahun 1999-2004. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Rouli Retta Trifena Sinaga. 2014. Konseling Pastoral Antarbudaya bagi Warga Jemaat di Gereja Methodist Indonesia Wesley Jakarta (Tesis), Program Pascasarjana Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).
Johan Robert Saimima, Rouli Retta Trifena Sinaga, Loce Saiya. 2024. Pelatihan Konseling Pastoral terhadap Para Perempuan Penyintas Kekerasan dalam Rumah Tangga bagi Persekutuan Kaum Perempuan Jemaat GPM Sersing, URL:
https://ojs.ukim.ac.id/index.php/maren/article/view/1308, diakses 27 April 2025.
Pedoman Lomba Penulisan Karya Tulis Ilmiah Sejarah Lokal: Dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan Tahun 2019,
URL: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbpapua/wp
content/uploads/sites/17/2019/07/PEDOMAN-LOMBA-PENULISAN-KARYA-TULIS ILMIAH-BPNB-2019.pdf, diakses 25 April 2023.
J. L. Ch. Abineno. 2004. Percakapan Pastoral dalam Praktik. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
M. Bons-Storm. 2004. Apakah Penggembalaan itu? Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Emmanuel Yartekwei Lartey. 2003. In Living Color: An Intercultural Approach to Pastoral Care and Counseling. London & Philadelphia: Jessica Kingsley Publishers.
Yakub Susabda. 2014. Konseling Pastoral. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Josephus Noya, M.Si, Micrets A. Silaya, Lilian Chandra. 2022.Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Maluku: Buku Panduan Pengabdian Masyarakat Tahun 2022.
Ratnaningsih Ratnaningsih, Dwi Indrawati, Astri Rinanti, Asih Wijayanti. “Training for Fasilitator (TFF) Desa Bersih dan Pengelolaan Sampah 3R (Bank Sampah) di Desa
Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung”, dalam Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 1, No. 1, Agustus, 2020, 57-68.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish in this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).