MENGINTEGRASIKAN SPIRITUALITAS EKOLOGI KE DALAM PELAYANAN GEREJA DI TINGKAT JEMAAT GPM SUMEITH PASINARO, KLASIS GPM KAIRATU
DOI:
https://doi.org/10.69765/mjppm.v6i2.1758Kata Kunci:
Jemaat Sumeith Pasinaro, Pelayanan Gereja, Spiritualitas Ekologis, Teologi Ekologi.Abstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh tim dosen tetap dan mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Maluku tahun 2025 bermitra dengan Jemaat GPM Sumeith Pasinaro, Klasis GPM Kairatu. Jemaat ini menghadapi dua persoalan utama, yaitu bencana banjir dan tanah longsor akibat meluapnya Sungai Tala, serta rendahnya kapasitas Majelis Jemaat dan perangkat pelayan dalam tugas pelayanan, khususnya dalam menafsir teks Alkitab, menyusun dan menyampaikan khotbah, serta melaksanakan Penelaahan Alkitab (PA), diskusi, dan meditasi. Solusi yang diterapkan adalah integrasi spiritualitas ekologi ke dalam pelayanan gereja melalui lima kegiatan utama: edukasi teologi ekologi, pelatihan spiritualitas ekologi, pelatihan penafsiran teks Alkitab berbasis ekologi, pelatihan penyusunan dan penyampaian khotbah, serta pelatihan PA, diskusi, dan meditasi. Kegiatan ini diikuti oleh 37 peserta dan dilaksanakan pada 29–31 Mei 2025. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola pelayanan gereja yang berwawasan ekologi. Luaran kegiatan meliputi publikasi ilmiah pada jurnal ber-ISSN, publikasi di media elektronik, dokumentasi video di kanal YouTube, serta modul sebagai luaran tambahan.
Referensi
Apituley Margaretha Martha Anace, 2021, Teologi laut: mendialogkan makna laut dalam Keluaran 14-15 berdasarkan kosmologi masyarakat Titawaai di Pulau Nusalaut, Maluku dengan kosmologi Israel kuno, Jakarta, BPK Gunung Mulia.
Condradie, Ernst, M, 2010, “What on Earth is an Ecological Hermeneutics? Some Broad Parameters”, Dalam David G. Horrel, Cherryl Hunt, etc, Ecological Hermeneutics, Biblical, Historical and Theological Perspectives, London, New York: TNT Clark
International.
Drummond - Deane, Celia, 2008, Eco-Theology, London: Darton, Longman and Todd Ltd.
Habel, N. C and Peter Trudinger, 2008, Exploring Ecological Hermeneutics, Atlanta, Society of Biblical Literature.
Hukubun Monike, 2023, Nuhu Met sebagai Tubuh Kristus Kosmik, Yogyakarta: Kanisius
Keraf Sony, 2002, Etika Lingkungan, Jakarta: Kompas.
Schade, Leah D, 2008, Creation – Crisis Preaching: Ecology, Theology, and the Pulpit, Sr. Louis, MO: Chalice Press.
Singgih Emmanuel Gerit, 2022, Teologi Ekologi, Jakarta, BPK. Gunung Mulia.
Google Maps, Sumeith Pasinaro, Elpaputih, Diakses pada Kamis, 24 April 2025 jam 18.00.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish in this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).