PKMS PELATIHAN TANAMAN HIDROPONIK BAGI IBU-IBU PKK NEGERI EMA
DOI:
https://doi.org/10.69765/mjppm.v1i2.513Kata Kunci:
Tanaman Hidroponik, UKIM Ambon, Desa Ema, Sistem Wick.Abstrak
Negeri Ema terletak di kaki Gunung Horil, pada ketinggian 150 meter diatas permukaan laut. Keadaan geografisnya meliputi kekayaan tanah, flora dan fauna. Luas Negeri Ema 13 Ha, sedangkan luas wilayah petuanannya 64.000 Ha. Penerapan sistem pertanian hidroponik di Negeri Ema memang relatif masih baru. Hasil komunikasi bersama dengan PKK di Negeri Ema biasanya dahulu kami dari Negeri Ema yang membawa sayur ke pasar mardika untuk menjual kepada konsumen, tetapi beberap bulan belakangan ini kami yang ke pasar mardika untuk membeli sayur lagi. Salah satu masalah yang ditemui di Negeri Ema adalah bagaimana cara menggembangkan dan meningkatkan produksi pertanian organik melalui penerapan sistem hidroponik di Negeri Ema, Pemilihan benih sangat penting karena produktivitas tanaman teranganutng dari keunggulan benih yang dipilih, dan juga jenis tanaman yang dapat di tanam secara hidroponik. berdasarpkan analisis di lapangan  Tim Pengabdian Kepada Masyarakat melihat bayak sekali masalah yang di hadapi mitra seperti: 1). Cara pemilihan penih tanaman hidroponik, 2). Jenis-jenis tanaman yang dapat di tanam secara hidroponik, 3). Cara meningkatkan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi hidroponik bagi PKK negeri Ema, 4). Cara mengelola tanaman hidroponik, Maka Solusi yang di tawarkan kepada mitra untuk menyelesaikan permasalahan antara lain : 1). Sosialisasi tentang pemilihan Benih tanaman hidroponik, 2). Sosialisasi tentang pemilihan jenis-jenis tanaman yang dapat di tanam secara hidroponik, 3). Sosialisasi tentang cara meningkatkan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi hidroponik bagi PKK Negeri Ema 4). Pelatihan mengelola tanaman hidroponik.
Referensi
Badan Pusat Statistik, 2018, Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon dalam Angka.
Pattikayhatu, J.A dkk. 1997 Sejarah Asal-Usul dan terbentuknya Negeri- Negeri di Pulau Ambon. Lembaga Kebudyaaan daerah Maluku.
Roidah I. S. 2014. Pemanfaatan Lahan Dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. J. Universitas Tulungagung BONOROWO 1(2): 43-50.
Rakhman A, B. Lanya, R.A. B. Rosadi, dan M. Z. Kadir. 2015. Pertumbuhan Tanaman Sawi Menggunakan Sistem Hidroponik dan Akuaponik. J. Teknik Pertanian Lampung 4(4): 245-254.
Surtinah. 2016. Penambahan Oksigen pada Media Tanam Hidroponik terhadap Pertumbuhan Pakcoy (Brassica rapa). J. Bibiet 1(1): 27-35.
Tatang Sopandi., “Teknik Dasar Hidroponik,†PROGRAM STUDI BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM SURABAYA, no. April. 2018.
Woodrow, R. Brian, “Telecommunications Services In Canada: The Changing Policy And Regulatory Context,†The Service Industries Journal.
J. Siregar, S. Triyono, dan D. Suhandy, “Pengujian Beberapa Nutrisi Hidroponik Pada Selada ( Lactuca sativa L . ) Dengan Teknologi Hidroponik Sistem Terapung ( THST ) Termodifikasi Examining Of Several Hidroponics Nutrients For Lettuce On Modified Floating System Hidroponic Technology,†J. Tek. Pertan., vol. 4, no. 1, pp. 65–72, 2015.
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau, Budidaya Sayuran Hidroponik. Pekanbaru-Riau: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian(BPTP) BalitbangtanRiau, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian, 2018.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish in this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).