ZERO WASTE DENGAN PENGOLAHAN SAMPAH BASAH RUMAH TANGGA MENJADI KOMPOS
DOI:
https://doi.org/10.69765/mjppm.v2i1.546Kata Kunci:
Zero Waste, Kompos, Sampah Basah, Rumah Tangga, Singkawang.Abstrak
Kegiatan ini berdasarkan pada persoalan yang dihadapi mitra masyarakat yaitu menumpuknya sampah rumah tangga di lingkungan sekitar rumah yang menimbulkan polusi. Masih rendahnya kesadaran masyarakat memilah sampah dan mengolah sampah basah menjadi dasar untuk diadakannya kegiatan pengabdian pada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta sasaran mengenai jenis sampah dan pengolahan sampah basah. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Sebelum diberikan penyuluhan kepada peserta, dilakukan pengujian pengetahuan dengan Pre test dan Post Test. Dari hasil pre tes diperoleh rata-rata penilaian sebesar 0,41. Setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan kompos dilakukan kembali pengujian tingkat pengetahuan peserta dan setelah kegiatan diperoleh rata-rata penilaian sebesar 0,94. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan sampah basah rumah tangga. Selain peningkatan pengetahuan, respon dari peserta berupa diskusi dan antusiasme peserta dalam mengikuti dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan menunjukkan ketercapaian tujuan kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Hasil yang didapatkan adalah adanya peningkatan pengetahuan masyarakat sasaran mengenai jenis-jenis sampah dan penambahan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah basah rumah tangga menjadi kompos. Sampah yang berasal dari masyarakat kembali dapat digunakan oleh masyarakat merupakan salah satu aplikasi dari konsep zero waste.
Referensi
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah.
Widiarti, W,. I,. 2012. Pengelolaan Sampah Berbasis Zero Waste Skala Rumah Tangga secara Mandiri. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan. Vol. 4. No. 22.
Setyorini D., Saraswati R.,Anwar EA. 2006. Kompos. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Suhastyo A, A. 2017. Pemberdayaan masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Kompos. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan masyarakat. Vol. 1 No. 2.
Unduhan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish in this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).