PELATIHAN DAN UPAYA REVITALISASI PERAN PEMUDA KAMPUNG TENUN KELURAHAN BATULAYANG DALAM PENERAPAN KONSEP ZERO WASTE
DOI:
https://doi.org/10.69765/mjppm.v2i1.571Kata Kunci:
Sampah Organik, Sampah Anorganik, Pemilahan Sampah, Kampung Tenun.Abstrak
Pertambahan jumlah penduduk yang pesat menyebabkan meningkatnya aktivitas sosial ekonomi masyarakat sehingga banyak menghasilkan sampah. Rumah tangga adalah penyumbang sampah terbesar di kota Pontianak. Selain itu, sampah merupakan sumber beberapa jenis penyakit menular, keracunan dan lain-lain. Jika sampah yang bertumpuk tersebut tidak segera ditanggulangi maka akan menimbulkan masalah dan dampak pada masyarakat yang bermukim wikayah tersebut. Kegiatan PKM ini bekerjasama dengan Kelompok Pemuda Kampung Tenun di Kelurahan Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak. Tujuan dari kegiatan ini adalah 1) untuk mengurangi masalah sampah baik organik dan anorganik, 2) menjadikan sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga yang dapat memberikan tambahan pendapatan bagi para pemuda 3) menjadi motivator bagi komunitas pemuda lainnya dalam upaya penerapan zero waste. Kegiatan ini dimulai dengan pemaparan mengenai pemilahan sampah yang nantinya diharapkan dapat menuju ke konsep zero waste seperti harapan pemerintah kota Pontianak. Dilanjutkan dengan penjelasan mengenai pembuatan keranjang Takakura yang merupakan salah satu alternatif dalam pengelolaan sampah skala rumah tangga. Penggunaan keranjang Takakura sebenarnya sudah dikenal di beberapa wilayah di kota-kota di Indonesia. Metode pengelolaan sampah dengan keranjang Takakura ini pertama kali dikenalkan oleh Koji Takakura di Surabaya dan menjadi salah satu pengelolaan sampah skala rumah tangga yang cukup berhasil. Di akhir kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan praktek secara langsung pembuatan keranjang Takakura serta praktek pembuatan kompos dari sisa sampah rumah tangga.
Referensi
Hayat dan Zayadi. 2018, Model Inovasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Jurnal Ketahanan Pangan Vol. 2 No. 2 Desember 2018.
Hastuti, N, H, 2014, Bank Sampah, www.blogspot.com, diakses pada tanggal 10 Februari, 2021.
Kementerian Lingkungan Hidup. 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Jakarta: Biro Hukum dan Humas Kementerian Lingkungan Hidup. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008
Muhammad, 2014, Profil Bank Sampah Indonesia. www.menlh.go.id, diakses pada tanggal 10 Februari 2021.
Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Reduce, Reuse dan Recycle Melalui Bank Sampah
Suarna, I.W. 2008. Model Penanggulangan Masalah Sampah Perkotaan dan Pedesaan. Jurnal Pusat Penelitian Lingkungan Hidup. Universitas Udayana. Bali.
Survei Sosial Ekonomi Nasional 2014 Modul Ketahanan Sosial, Badan Pusat Statistik.
Wibawa., L., 2013, Pemberdayaan Pemuda Melalui Social Capital, Proceeding Seminar Nasional Vol 137.
Zaman, A.U. dan Lehman,S. 2011. Urban Growth and Waste Management Optimization Toward “Zero Waste Cityâ€. City, Culture and Society 2 (4), hal. 177-187. 2011.
Unduhan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish in this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).