Makna Yohanes 15:13 dalam Film Spider-Man: No Way Home

(Analisis Hermeneutika Kecurigaan)

Authors

  • Pauljonas L. Puturuhu Program Studi Sarjana Teologi Kristen Protestan Fakultas Teologi, Universitas Kristen Indonesia Maluku
  • Graciano Yosta David Tanamal Program Studi Sarjana Teologi Kristen Protestan Fakultas Teologi, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Abstract

This study aims to examine the meaning of text John 15:13 concerning love as the highest form of sacrifice and to bring it into dialogue with the film Spider-Man: No Way Home through a hermeneutics of suspicion approach. This research employs a qualitative method, utilizing biblical text analysis, literature review, and film content analysis. The findings indicate that the meaning of “laying down one’s life” in John 15:13 is not limited to physical death, but also encompasses broader forms of self-sacrifice, such as the loss of identity, relationships, and personal interests for the sake of others. This is reflected in the actions of the three Peter Parker characters, each demonstrating different dimensions of sacrifice—physical, emotional, and existential. Through the lens of hermeneutics of suspicion, this study also reveals a tension between love as relational and love as a personal burden of sacrifice, which ultimately deepens the understanding of true love as a selfless act. Therefore, the film can be understood as a contextual representation of the theological values of text John 15:13 within contemporary popular culture.

Keywords: John 15:13; sacrifice; love; hermeneutics of suspicion; popular culture

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna teks Yohanes 15:13 tentang kasih yang berpuncak pada pengorbanan, serta mendialogkannya dengan film Spider-Man: No Way Home melalui pendekatan hermeneutika kecurigaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis teks Alkitab, studi literatur, dan analisis isi film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna “memberikan nyawa” dalam Yohanes 15:13 tidak hanya dipahami sebagai kematian fisik, tetapi juga sebagai bentuk pengorbanan diri dalam arti yang lebih luas, seperti kehilangan identitas, relasi, dan kepentingan pribadi demi kebaikan orang lain. Hal ini tercermin dalam tindakan tiga tokoh Peter Parker yang menampilkan berbagai bentuk pengorbanan, baik secara fisik, emosional, maupun eksistensial. Melalui hermeneutika kecurigaan, penelitian ini juga mengungkap adanya ketegangan antara kasih sebagai relasi dan kasih sebagai beban pengorbanan pribadi, yang pada akhirnya memperdalam pemahaman tentang kasih sejati sebagai tindakan tanpa pamrih. Dengan demikian, film ini dapat dipahami sebagai representasi kontekstual dari nilai teologis teks Yohanes 15:13 dalam budaya populer masa kini.

Kata Kunci: Yohanes 15:13; pengorbanan; kasih; hermeneutika kecurigaan; budaya populer

Downloads

Published

2026-03-30

Issue

Section

Articles