Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Mahasiswa dan Pegawai Universitas Kristen Indonesia Maluku Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Klinik Kampus
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v7i1.1502Abstract
Pelayanan kesehatan merupakan kumpulan dari berbagai jenis layanan kesehatan, mulai dari promosi kesehatan, pencegahan penyakit, penyembuhan penyakit dan rehabilitasi kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan minat mahasiswa dan pegawai Universitas Kristen Indonesia Maluku terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan pada klinik kampus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Crossectional, dengan jumlah sampel sebanyak 72 Responden, Analisis data menggunakan analisis Univariat dan Bivariat menggunakan Chi Square. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Variabel yang berhubungan denganpemanfaatan pelayanan kesehatan adalah Informasi (p = 0.002), Sarana Prasarana (p = 0.001), dan Ketersediaan tenaga kesehatan (p = 0.000). Disarankan kepada petugas kesehatan yang ada pada klinik untuk memberikan penyuluhan tentang pelayanan yang tersedia pada klinik, agar mahasiswa dan pegawai dapat memiliki informasi tentang pelayanan yang tersedia, untuk dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan.
Kata kunci : Informasi; Sarana Prasarana; Ketersediaan Tenaga Kesehatan;
Pemanfatan Pelayanan Kesehatan
References
REFERENSI
Hasibuan. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia
Abdilla, N., & Hosna, A. E. (2018). Faktor faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 137.
Alim, M. C., Indar, & Harniati. (2023). Faktor faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan Di Klinik Engsar Polewali Mandar. Universitas Pahlawan, 830-836.
Aulia, D. (2020, Oktober). Gambaran pendistribusian rekam medis pasien di unit rawat jalan rumah sakit ali sibroh malisi jakarta. Universitas indonesia maju, p. 11.
Chaerunnisah, A. (2020). Faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan kesehatan. Makassar: Universitas Hasanuddin.
Depkes RI. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 5. Jakarta: Depkes RI, p441-448.
Darsono. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia Abad 21. Jakarta:
Ekawati, S. (2022). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PASIEN POLIKLINIK BEDAH RSUD H PODJONGA DG NGALLE KABUPATEN TAKALAR. TAKALAR: UNIVERSITAS HASANNUDIN.
Halimathusa, & diyah. (2021). Hubungan sikap, sarana prasarana dan peran petugas kesehatan dengan perilaku pemanfaatan klinik sanitasi pasien. Dohora Publisher Open Access Journal, 546.
Juwita, C. P. (2021). Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta: Universitas Kristen Indonesia.
Kusumah, S. A., Azizah, L., & Supartimah. (2023, September). MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA. Perubahan Lingkup MSDM, p. 7.
Lestari, S. P. (2019, Juli 18). Gambaran perencanaan kebutuhan tenaga dokter umum dan dokter gigi. p. 14.
Meidella, N. (2021, Mei 03). Faktor faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. p. 48.
Undang Undang Republik indonesia. (2009). Tentang Kesehatan. Jakarta: Kementrian Kesehatan.
Wahyuni, N. S. (2012). Faktor faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan di puskesmas sumber rejo. Balikpapan: Universitas Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.