FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENINGKATAN KADAR ASAM URAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAIHOKA KOTA AMBON TAHUN 2018
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v1i2.31Abstract
Berdasarkan hasil pemeriksaan kadar asam urat di Wilayah Kerja Puskesmas Waihoka Kota Ambon prevalensi peningkatan kadar asam urat mengalami peningkatan dari Tahun 2017 dengan jumlah 72 kasus dan jumlah kasus dari bulan Januari sampai bulan Agustus Tahun 2018 sebesar 111 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Peningkatan Kadar Asam Urat Di Wilayah Kerja Puskesmas Waihoka Kota Ambon Tahun 2018. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan Metode Purposive Sampling dengan jumlah sampelnya yaitu 98 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat menggunakan komputer program statistic (SPSS). Hasil analisis bivariat didapatkan adanya hubungan antara obesitas sentral dengan peningkatan kadar asam urat (p =0,02), terdapat hubungan antara riwayat keluarga dengan peningkatan kadar asam urat (p =0,00), tidak terdapat hubungan antara konsumsi alkohol dengan peningkatan kadar asam urat (p =0,75) dan tidak terdapat hubungan antara asupan makanan kandungan purin (p =0,46). Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara obesitas sentral dan riwayat keluarga dengan peningkatan kadar asam urat di Wilayah Kerja Puskesmas Waihoka dan tidak adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi alkohol dan asupan makanan kandungan purin dengan peningkatan kadar asam urat di Wilayah Kerja Puskesmas Waihoka. Disarankan kepada masyarakat agar meningkatkan pola hidup yang sehat dan selalu mengontrol kesehatan di pusat kesehatan masyarakat.
Â
Kata Kunci : Peningkatan Kadar Asam Urat, Asupan Makanan Kandungan  Â
                        Purin, Obesitas Sentral, Konsumsi Alkohol, Riwayat Keluarga
References
Andry. dkk, 2014. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kadar Asam Urat Pada Pekerja Kantor Di Desa Karang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes : Skripsi Jurusan Keperawatan Universitas Jendral Soedirman Purweketo
Bykerk.,2013. Gambaran Asupan Makanan, Aktifitas Fisik, Kebiasaan Olahraga, Riwayat Dan Nyeri Sendi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar I Kabupaten Batang: Jurnal Manuscipt.
Diantari, 2013. Pengaruh Asupan Purin Dan Cairan Terhadap Kadar Asam Urat Wanita Usia 50-60 Tahun Di Kecamatan Gajah Mungkir Semarang: Skripsi. Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro
Fauzan.A. 2016. Hubungan Indeks Masa Tubuh, Asupan Purin Dan Olahraga Dengan Kadar Asam Urat Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungan Pacitan: Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Hafid.M.A. 2018. Hubungan Antara Lingkar Pinggang Terhadap Tekanan Darah Dan Asam Urat Di Dusun Sarite’ne Desa Bili-Bili: Skripsi. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makasar.
Karimba.,2013. Analisa Faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Asam Urat Pada Masyarakat Dusun Demangan Wedomartani, Ngemplak Sleman, Jogjakarta: Jurnal Keperawatan Respati Jogjakarta.
Khoirina.,2016.Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Terduga Hiperurisemia Pada Pralansia di Pos Pembinaan Terpadu Puskesmas Pamulang:Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah
Kusumayanti. D. G & Wiardani.,2015. Pola Konsumsi Dan Kegemukan Sebagai
Faktor Risiko Asam Urat Pada Masyarakat Kota Denpasar: Jurnal
pada politeknik kesehatan Denpasar
Noviyanti. 2015. Hidup sehat tanpa asam urat. Jogjakarta : PT.Suka Buku
Nurhamidah, 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Asam Urat Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi: Skripsi Program Studi D-III Gizi STIKes Perintis Padang.
Pipit.dkk, 2015. Hubungan Obesitas Dengan Kadar Asam Urat Darah Di Dusun Pulanggadung Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan : Vol.02,No.IX.
Sahara, R.,2013. Arthritis Gout Metakarpal Dengan Perilaku Makan Tinggi Purin Diperberat Oleh Aktivitas Mekanik Pada Kepala Keluarga Dengan Posisi Menggenggam Statis: Jurnal Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.
Sari, I & Syamsiyah, N. 2017. Berdamai Dengan Asam Urat . Jakarta: Bumi
Medika
Savitri, Dina. 2017. Diam-Diam Mematikan Cegah Asam Urat Dan Hipertensi.
Jogjakarta: Healthy
Untari,I., & Wijayanti,T.,2017. Hubungan Antara Pola Makan Dengan Penyakit
Asam Urat. Jurnal Kesehatan UAD.
Utomo.W.S.,2015. Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Asam Urat
Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Penderita Asam Urat Di Wilayah
Kerja Puskesmas Gatak Sukoharjo: Jurnal Naskah Publikasi. Fakultas
Kesehatan Universitas Muhammadiyah surakarta.
Vita.,2016. Hubungan Antara Asam Urat Dengan Tekanan Darah Pada Anak Obesitas di Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara: Jurnal e-clinic. Vol 4. No 1. Nurkhalida (2013). Analisa Faktor Peningkatan Kadar Asam Urat Pada Dewasa Pria Dewasa Di Desa Krajan Sukoharjo: Jurnal Kesehatan.
Wardani, R.E.,2015. Pengaruh Terapi Jus Sirsak Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Lansia Wanita Di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto: Skripsi Pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit.
Wulandari, Dian.,2015. Hubungan Lingkar Pinggang Dan Indeks Massa Tubuh
Dengan Kadar Asam Urat Wanita Usia Di Atas 50 Tahun: Jurnal
Kesehatan.Vol 4. No 4.
Wortmann.,2013. Gambaran Kadar Asam Urat Serum Pada Mahasiswa Dengan Indeks Massa Tubuh > 23kg/M2 Di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi: Jurnal Biomedik. Vol 5. No 2.
Yantian, Yuli.,2016. Pengaruh Pemberian Jus Sirsak Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Di Dusun Iii Ta mnbkwasari Desa Natar Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan: Jurnal Kesehatan Holistik.
Vol 10. No 1
Yunita., 2018. Hubungan Antara Obesitas, Konsumsi Tinggi Purin Terhadap Kadar Asam Urat Di Malang, Indonesia : Jurnal Farmasi Klinik Indonesia. Vol.7 No.1, hal 1-9
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.