Sikap dan persepsi keluarga terhadap anggota keluarga yang terinfeksi HIV/AIDS di Kota Ambon
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v1i2.48Abstract
AIDS (Aquired Immuno Deficiency Syndrome) merupakan kumpulan beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang mudah menular dan mematikan. Virus tersebut merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang berakibat turun atau hilangnya daya tahan tubuh. Untuk provinsi Maluku kasus HIV/AIDS ditemukan pertama kali pada tahun 1994 di Tual, dan sampai saat ini periode Desember 2016 berjumlah 3.434 kasus dengan jumlah kasus HIV sebanyak 1.747 kasus, sementara AIDS berjumlah 1.687 kasus, dan telah menyebar ke 11 Kabupaten/Kota dengan penyebaran terbesar berada di Kota Ambon dari tahun 1996 sampai dengan Desember 2016 terdapat 1.803 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sikap dan persepsi keluarga terhadap anggota keluarga yang terinfeksi HIV/AIDS di Kota Ambon. Metode penelitian menggunakan deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah keluarga dekat ODHA yang berada di dalam lingkungan Yayasan Pelangi Maluku Kelurahan Kuda Mati kota Ambon. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan pedoman wawancara . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sikap keluarga ODHA menunjukan bahwa tidak semua keluarga menunjukan sikap penolakan terhadap ODHA, tetapi masih banyak keluarga yang tetap memunjukanss sikap menerima keberadaan ODHA dalam lingkungan keluarga mereka, walau pun mereka tahu bahwa anggota keluarganya telah tertular HIV,Sementara hasil penelitian terhadap Persepsi keluarga menunjukan bahwa keluarga memiliki pandangan terhadap penderita HIV yaitu rasa kasihan dan merasa simpati, selain itu juga keluarga menganggap ODHA sebagai orang biasa saja sama seperti orang normal lain nya.
Saran peneliti bagi keluarga agar dapat memahami tentang penyakit HIV dan AIDS ,sehingga keluarga dapat bersikap dan memandang baik kepada penderita , untuk masyarakat agar tidak melakukan stigma dan diskriminasi kepada penderita.
Kata kunci: HIV/AIDS, sikap, persepsi
References
Agung Waluyo, Elly Nurachmah, dan Rosakawati ,2013, jurnal penelitian Persepsi Pasien Dengan HIV/AIDS Dan KeluarganyaTentang HIV/AIDS Dan Stigma Masyarakat TerhadapPasien HIV/AIDS.
ArrumFirdaAyuMaqfiroch, ZahrohShaluhiyah. 2014. Jurnal Promosi KesehatanIndonesia vol 9. Respon ODHA Dalam Upaya Penangulangan HIV/AIDS di KabSukoharjo, Grobogan.
Komisi Pemberantasan AIDS (KPA) Maluku, 2016, Laporan Jumlah penderita HIV/AIDS di Maluku tahun 2016.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.