Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Low Back Pain di Wilayah Kerja Puskesmas Wamlana Kabupaten Buru

Authors

  • Vernando Yanry Lameky Faculty of Health, Universitas Kristen Indonesia Maluku (Sinta ID: 6763208)
  • Oci Tasijawa STIKES Pasapua Ambon
  • Maria Magdalena Goha Universitas Kristen Indonesia Maluku

DOI:

https://doi.org/10.54639/mhj.v5i1.691

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan gejala yang ditandai dengan nyeri pada daerah punggung bawah dan dapat menyebar ke daerah sekitarnya. Faktor penyebabnya antara lain usia, masa kerja, posisi duduk, lama kerja, bertambahnya usia, fungsi tubuh akan menurun, lama kerja pada posisi duduk yang salah dapat menyebabkan nyeri pada daerah punggung bawah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan nyeri punggung bawah di wilayah kerja Puskesmas Wamlana Kabupaten Buru. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 34 responden. Hasil Fisher Exact Test menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dengan nyeri pinggang (p value = 0,048), ada hubungan antara masa kerja dengan nyeri punggung bawah (p value = 0,029), ada hubungan antara posisi duduk dengan nyeri pinggang (p value = 0,015), dan ada hubungan antara lama kerja dengan nyeri punggung bawah (p value = 0,006). Saran bagi pasien adalah pemeriksaan kesehatan secara berkala dan bagi instansi kesehatan untuk tetap melakukan tindakan pengobatan melalui asuhan keperawatan dan promosi kesehatan yang komprehensif.

Kata kunci : Lama kerja; Nyeri punggung bawah; Masa kerja; posisi duduk; Usia

Author Biography

Vernando Yanry Lameky, Faculty of Health, Universitas Kristen Indonesia Maluku (Sinta ID: 6763208)

Dosen Keperawatan Anak Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia.

ID SINTA:  6763208

ID ANGGREK:  https://orcid.org/0000-0001-8415-8099

References

Patrianingrum M, Oktaliansah E, Surahman E. Prevalensi dan faktor risiko nyeri punggung bawah di lingkungan kerja anestesiologi Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung. J Anestesi Perioper. 2015;3(1):47–56.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan nasional rikesdas 2018 [Internet]. Kepala Badan dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Jakarta; 2018. 1–614 p. Available from: https://archive.org/details/LaporanRiskesdas2018NasionalPromkes.net/mode/2up

Andini F. Risk factors of low back pain in Workers. Work J Major |. 2015;4(1):1–8.

Sasamu V, Joseph WBS, Sondakh RC. Hubungan durasi mengemudi dan umur dengan keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) pada pengemudi mikrolet jurusan karombasan-pusat kota di Kota Manado. KESMAS. 2017;6(4):1–10.

Gampu A, Ratag B, Warouw F. Hubungan antara masa kerja lama kerja dan posisi kerja duduk dengan keluhan nyeri punggung pada pengemudi bus terminal kawangkoan jurusan Kawangkoan-Manado. KESMAS. 2017;6(3):1–11.

Harahap PS, Marisdayana R, Al Hudri M. Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada pekerja pengrajin batik tulis di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi Tahun 2018. Ris Inf Kesehat. 2019;7(2):1–8.

Izzatul Alifah S, Daru L, Siswi J. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Low Back Pain Pada Sopir Ikas (Ikatan Angkutan Sekolah) Di Kabupaten Semarang. J Kesehat Masy. 2018;6(5):1–7.

Anggraika P. Hubungan posisi duduk dengan kejadian low back pain (LBP) pada pegawai Stikes. J ’Aisyiyah Med. 2019;4(1):1–10.

Prastuti B, Sintia I, Ningsih KW. Hubungan lama kerja dan posisi duduk terhadap kejadian low back pain pada penjahit di Kota Pekanbaru. J Endur Kaji Ilm Probl Kesehat. 2020;5(2):1–7.

Downloads

Published

2024-08-14

Issue

Section

Original Research Articles