Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Low Back Pain di Wilayah Kerja Puskesmas Wamlana Kabupaten Buru
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v5i1.691Abstract
Nyeri punggung bawah merupakan gejala yang ditandai dengan nyeri pada daerah punggung bawah dan dapat menyebar ke daerah sekitarnya. Faktor penyebabnya antara lain usia, masa kerja, posisi duduk, lama kerja, bertambahnya usia, fungsi tubuh akan menurun, lama kerja pada posisi duduk yang salah dapat menyebabkan nyeri pada daerah punggung bawah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan nyeri punggung bawah di wilayah kerja Puskesmas Wamlana Kabupaten Buru. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 34 responden. Hasil Fisher Exact Test menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dengan nyeri pinggang (p value = 0,048), ada hubungan antara masa kerja dengan nyeri punggung bawah (p value = 0,029), ada hubungan antara posisi duduk dengan nyeri pinggang (p value = 0,015), dan ada hubungan antara lama kerja dengan nyeri punggung bawah (p value = 0,006). Saran bagi pasien adalah pemeriksaan kesehatan secara berkala dan bagi instansi kesehatan untuk tetap melakukan tindakan pengobatan melalui asuhan keperawatan dan promosi kesehatan yang komprehensif.
Kata kunci : Lama kerja; Nyeri punggung bawah; Masa kerja; posisi duduk; Usia
References
Patrianingrum M, Oktaliansah E, Surahman E. Prevalensi dan faktor risiko nyeri punggung bawah di lingkungan kerja anestesiologi Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung. J Anestesi Perioper. 2015;3(1):47–56.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan nasional rikesdas 2018 [Internet]. Kepala Badan dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Jakarta; 2018. 1–614 p. Available from: https://archive.org/details/LaporanRiskesdas2018NasionalPromkes.net/mode/2up
Andini F. Risk factors of low back pain in Workers. Work J Major |. 2015;4(1):1–8.
Sasamu V, Joseph WBS, Sondakh RC. Hubungan durasi mengemudi dan umur dengan keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) pada pengemudi mikrolet jurusan karombasan-pusat kota di Kota Manado. KESMAS. 2017;6(4):1–10.
Gampu A, Ratag B, Warouw F. Hubungan antara masa kerja lama kerja dan posisi kerja duduk dengan keluhan nyeri punggung pada pengemudi bus terminal kawangkoan jurusan Kawangkoan-Manado. KESMAS. 2017;6(3):1–11.
Harahap PS, Marisdayana R, Al Hudri M. Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada pekerja pengrajin batik tulis di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi Tahun 2018. Ris Inf Kesehat. 2019;7(2):1–8.
Izzatul Alifah S, Daru L, Siswi J. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Low Back Pain Pada Sopir Ikas (Ikatan Angkutan Sekolah) Di Kabupaten Semarang. J Kesehat Masy. 2018;6(5):1–7.
Anggraika P. Hubungan posisi duduk dengan kejadian low back pain (LBP) pada pegawai Stikes. J ’Aisyiyah Med. 2019;4(1):1–10.
Prastuti B, Sintia I, Ningsih KW. Hubungan lama kerja dan posisi duduk terhadap kejadian low back pain pada penjahit di Kota Pekanbaru. J Endur Kaji Ilm Probl Kesehat. 2020;5(2):1–7.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.