FAKTOR RISIKO KEJADIAN STROKE
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v3i2.976Abstract
Stroke is a global epidemic problem that threatens life, health and quality of life. Stroke as a major problem for public health because it is the cause of a lot of pain, disability, and death. The study aims of this observation is to determine the risk factors for stroke in the Hutumuri Public Health Center year 2020. This observation uses quantitative research with a case control research design using a retrospective approach. The sample of this study were 64 people with a ratio of 1: 1 (32 cases and 32 controls). The results of this study found that the risk factors for stroke were hypertension (p = 0.00; OR = 8.52; 95% CI 2.15 - 33.78), diet (p = 0.77; OR = 2.82; 95% CI 1, 01-7.76), while Physical Activity (p = 1.00; OR = 0.80; 95% CI 0.21 - 2.95) was not proven as a significant risk factor for stroke. Hypertension and Dietary habit are Risk Factors for Stroke Occurrence at the Hutumuri Public Health Center year 2020. Therefore expected to prevent it with controlling blood pressure and maintaining dietary habit
Â
Keywords: Hypertension, Dietary habit, Physical Activity, Stroke
Â
References
Yesty G Kaparang, Grace D Kandou, Windy Wariki. (2017). Analisis spasial faktor resiko stroke pada suku minahasa yang berobat di RSUD Dr Sam Ratulangi Tondano. 96.
Indah Maulidiyah, M.Nasip, Marlenywati. (2018). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stroke Iskemik Pada Pasien Rawat Inap Di RSUD Soedarso Pontianak. Pontianak.
Dewi, I. P. (2016). Stroke In Asia. Jogyakarta: John Wiley & Sons Australia, Ltd.
Rikesdas. (2018). Laporan Nasional Rikesdas. Kemenkes, Badan Penelitian dan pengembangan kesehatan.
Kemenkes. (2018). Potret Sehat Indonesia dari Riskesdas 2018.
Khairatunnisa. (2017). Faktor Risiko yang berhubungan dengan Kejadian Stroke pada Pasien di RSU H. Sahudin Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara. Jumantik, 2.
Wayunah, Muhammad Saefulloh. (2016). Analisis Faktor yang berhubungan dengan Kejadian Stroke di RSUD Indramayu. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia.
Perawaty, Pemodjo Dahlan, Herni Astuti. (2016). Hubungan pola makan dengan kejadian stroke di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia Vol 2, No 2, 52.
Melinda, S. (2019). Identifikasi Hipertensi dengan Risiko Kejadian Stroke. Jurnal Kesehatan.
Sary, A. N. (2018). Factor risiko kejadian stroke pada pasien rawat inap di RS Stroke Nasional Bukit Tinggi. Jurnal Medika Saintika.
Nastiti, D. (2012). Gambaran Faktor Risiko Kejadian Stroke Pada Pasien Stroke Rawat Inap Krakatau Medika. Stroke.
Siwi, M. E., Lalenoh, D., & Tambajong, H. (2017). Profil Pasien Stroke Hemoragik yang Dirawat di ICU RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado.
Kischka, U., & Wade, D. T. (2018). Rehabilitation after stroke. In Handbook of Cerebrovascular Diseases, Second Edition, Revised and Expanded.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.