Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) pada Anak dan Vaksin BCG

Penulis

  • Alvin Rodolf Diaz RSU Bhakti Rahayu Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54639/mhj.v6i2.1282

Abstrak

Tuberkulosis (TB) saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia. Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis dan merupakan salah satu dari 10 penyebab utama kematian di seluruh dunia. Bagian metode harus dapat menjelaskan metode penelitian yang digunakan, termasuk bagaimana prosedur pelaksanaannya. Alat, bahan, media atau isntrumen penelitian harus dijelaskan dengan baik. Diagnosis ILTB belum ada baku emas. Pemeriksaan Tuberculin Skin Test (TST) dan Immunoglobulin Release Assay (IGRA) merupakan pemeriksaan ILTB yang direkomendasikan WHO. Tujuan pemberian TPT adalah untuk mencegah terjadinya sakit TB sehingga dapat menurunkan beban TB. Salah satu upaya dalam pencegahan terjadinya penyakit tuberkulosis pada anak adalah dengan diberikan vaksin Bacille Calmette Guerin (BCG). Vaksin BCG sangat efektif dalam mencegah terjadinya tuberculosis pada anak, dimana anak yang tidak memdapatkan vaksin BCG beresiko 6,87 kali lebih tinggi untuk terkena tuberkulosis dibandingkan dengan anak yang mendapatkan vaksin BCG. Efektifitas vaksin BCG dalam mencegah kejadian tuberculosis adalah adalah sebesar 85%.

Diterbitkan

2024-08-26

Cara Mengutip

Diaz, A. R. (2024). Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) pada Anak dan Vaksin BCG. MOLUCCAS HEALTH JOURNAL, 6(2), 52–64. https://doi.org/10.54639/mhj.v6i2.1282

Terbitan

Bagian

Original Research Articles

Citation Check