Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 6–7 Bulan

Authors

  • Muliyana Muliyana STIKes Graha Edukasi Makassar
  • Reskiawati Azis STIKes Graha Edukasi Makassar

DOI:

https://doi.org/10.54639/kks.v4i1.1774

Keywords:

Diare, Riwayat Asi Eksklusif, Pengetahuan, Sikap

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyerang anak-anak di seluruh dunia. Kondisi ini ditandai dengan buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan konsistensi tinja encer atau cair, dengan atau tanpa darah maupun lendir. Pada bayi, diare dapat menyebabkan dehidrasi berat yang berpotensi mengancam jiwa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada bayi usia 6–7 bulan di RSUD Sinjai tahun 2020. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah 40 ibu yang memiliki bayi usia 6–7 bulan dan dirawat di Ruang Anak RSUD Sinjai. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mencakup pengetahuan dan sikap ibu tentang diare serta riwayat pemberian ASI eksklusif. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu tidak memberikan ASI eksklusif kepada bayinya (70,27%), memiliki pengetahuan dalam kategori cukup (48,65%), dan bersikap positif terhadap pencegahan diare (67,57%). Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare (p = 0,002), pengetahuan ibu dengan kejadian diare (p = 0,011), serta sikap ibu dengan kejadian diare (p = 0,026). Kesimpulan: Pemberian ASI eksklusif, tingkat pengetahuan, dan sikap ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian diare pada bayi usia 6–7 bulan. Upaya peningkatan pengetahuan dan promosi ASI eksklusif perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian diare pada bayi.

References

Azwar, S. (2002). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Jakarta: Depkes RI.

Dwi Ghita, & Saharuddin, S. (2024). Puji Rochjati Score in Improving Early Detection Skills of Maternal Emergencies. Journal of Evidence-Based Community Health, 1(2), 16-18. https://doi.org/10.1234/4jm11q66

Ekayanti, E. (2024). The influence of social media in increasing public awareness of the importance of immunization. Innovative Approaches in Health Science Journal, 1(1), 28-31. https://doi.org/10.64871/qbsrt921

Gita Hamu Rizki, R., & dkk. (2015). Hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare pada bayi usia 0–6 bulan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 45–52.

Ghita, D., Suhartini, S., & Mustafa, S. R. (2024). Optimization of Newborn Care to Prevent Postbirth Health Disorders. Journal of Evidence-Based Community Health, 1(1), 1-3. https://doi.org/10.1234/s7kfe769

Hajar. (2013). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada bayi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(1), 21–27.

Heni Nurrokhim. (2009). Hubungan sikap ibu terhadap pencegahan diare dengan kejadian diare pada bayi. Jurnal Keperawatan Soedirman, 4(2), 87–93.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). (2015). Pedoman pencegahan dan penatalaksanaan diare akut pada anak. Jakarta: Badan Penerbit IDAI.

Imelda Mohamad, I., & dkk. (2014). Hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian diare pada bayi. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(2), 134–140.

Jusmawati, J., & Hasrida, H. (2024). The effect of kneading technique on reducing the level of pain in the first stage of labor in mothers giving birth at the borong complex health center, sinjai regency in 2023. Innovative Approaches in Health Science Journal, 1(1), 33-37. https://doi.org/10.64871/nfje0792

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Jakarta: Kemenkes RI.

Marina, M. (2024). The role of mothers in the first 1000 days of life in preventing child developmental disorders. Journal of Evidence-Based Community Health, 1(2), 19-22. https://doi.org/10.1234/3p052v92

Marina, M. (2024). Factors influencing the failure of exclusive breastfeeding in infants aged 0-6 months in the batua community health center work area : a qualitative study. Innovative Approaches in Health Science Journal, 1(1), 38-43. https://doi.org/10.64871/9t3bfd77

Muldaniyah, M., Ani, A., & Asli, K. (2024). The effect of warm compresses on pain intensity in active phase 1 labor at the blue bone health center. Innovative Approaches in Health Science Journal, 1(2), 17-21. https://doi.org/10.64871/04xg7g26

Muldaniyah, M. (2024). Education on fulfilling balanced nutrition for pregnant women to improve nutritional status during pregnancy at bpm nooraeni kadir, s.st., gowa regency. Journal of Evidence-Based Community Health, 1(2), 1-4. https://doi.org/10.1234/16msrb24

Notoatmodjo, S. (2007). Pendidikan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Reviana, R., Ghita, D., & Rizki, A. M. F. . (2024). The Nutritional Status Conseling of Toddler in The Practice of Midewife Independent Siti Rahayu, S.Tr.Keb. Journal of Evidence-Based Community Health, 1(1), 25-28. https://doi.org/10.1234/1tf66h11

Saryono, & Anggraeni, D. (2013). Metodologi penelitian kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendekia Press.

Soetjiningsih. (2001). Tumbuh kembang anak. Jakarta: EGC.

Sudarti. (2010). Ilmu kesehatan anak untuk pendidikan kebidanan. Jakarta: Trans Info Media.

Suhartini, S., Ani, A., Ghita, D., & Eppang, Y. . (2024). Introduction to handling danger signs of pregnancy in pregnant women in an effort to reduce maternal mortality cases at the Plamboyan IV Posyandu. Journal of Evidence-Based Community Health, 1(2), 27-30. https://doi.org/10.1234/97k97a56

Suraatmaja, S. (2010). Pencegahan penyakit berbasis perilaku hidup bersih dan sehat. Bandung: Alfabeta.

Tahier, D. G., Yuliandini, A. ., & Syamsiah, S. (2024). Knowledge and behavior of vulva hygiene correlation on the incident of flour albus (whirt) in ma attarbiyah lauwa 2023. Innovative Approaches in Health Science Journal, 1(2), 6-10. https://doi.org/10.64871/mqgb4t73

Utami, S., & Luthfiana, N. (2016). Pengaruh pemberian ASI eksklusif terhadap ketahanan imunologis bayi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 19(3), 158–165.

UNICEF & World Health Organization (WHO). (2018). Diarrhoea: Why children are still dying and what can be done. New York: UNICEF/WHO.

Downloads

Published

2025-03-19

Issue

Section

Articles