Pengaruh Faktor Sosial Budaya Terhadap Keputusan Ibu Untuk Bersalin Dibantu Dukun Di Puskesmas Suntamon Dekai Yahukimo
DOI:
https://doi.org/10.54639/kks.v3i2.1764Kata Kunci:
Anemia, Deteksi dini, Sindrom metabolik.Abstrak
Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih cukup tinggi, salah satunya dipengaruhi oleh keputusan ibu yang lebih memilih bersalin dengan bantuan dukun dibandingkan tenaga kesehatan. Hal ini berkaitan erat dengan faktor sosial budaya yang masih kuat, khususnya di wilayah terpencil seperti Puskesmas Suntamon.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor sosial budaya terhadap keputusan ibu untuk bersalin dibantu dukun di wilayah kerja Puskesmas Suntamon Dekai, Kabupaten Yahukimo. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 45 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 responden dengan faktor sosial budaya tinggi, sebanyak 19 responden (76,0%) memilih bersalin dengan bantuan dukun, sedangkan hanya 6 responden (24,0%) yang tidak. Sebaliknya, dari 20 responden dengan faktor sosial budaya rendah, hanya 1 responden (5,0%) yang bersalin dengan dukun, sementara 19 responden (95,0%) tidak. Uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan antara faktor sosial budaya dengan keputusan ibu untuk bersalin dibantu dukun.
Kesimpulan penelitian ini adalah faktor sosial budaya memiliki pengaruh yang kuat dalam menentukan keputusan ibu memilih penolong persalinan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi, pendekatan berbasis budaya, serta membangun kerja sama dengan tokoh masyarakat dan dukun tradisional agar dapat menekan angka persalinan non-medis dan meningkatkan keselamatan ibu serta bayi.
Referensi
Asli, K. (2024). The effect of 5s practices by midwives on the comfort of pregnant women during examinations at ratte community health center. Innovative Approaches in Health Science Journal, 1(2), 22-25. https://doi.org/10.64871/4jc7er30
Aryani, Y., & Islaeni, I. (2018). Hubungan Dukungan Suami dan Budaya Dengan Pemilihan Tempat Persalinan. SEAJOM: The Southeast Asia Journal of Midwifery, 4(1), 8–14. https://doi.org/10.36749/seajom.v4i1.22
Fatmah Afrianty Gobel, Andi Muhammad Multazam, Andi Asrina, E. A. (2018). Aspek Sosial Budaya dalam Pemilihan Pertolongan Persalinan pada Suku Bajo Pomalaa Sulawesi Tenggara. Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 1(April), 9–10.
Fitrianeti, D., Waris, L., Yulianto, A., Penelitian, P., Pengembangan, D., Daya, S., & Kesehatan, P. (2018). Faktor yang Mempengaruhi Ibu Hamil Memilih Penolong Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Malakopa Kabupaten Kepulauan Mentawai Factors Affecting Pregnant Women Choosing Childbirth attendants in the Work Area of Malakopa Health Center Mentawai Islands Dis. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 2(3), 153–162. https://doi.org/10.22435/jpppk.v2i3.126
Gea, Y. J. (2022). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Tempat Bersalin Di Wilayah Kerja Puskesmas Namohalu Esiwa Kabupaten Nias Utara Tahun 2021. Jurnal Penelitian Kebidanan & Kespro, 4(2), 15–22. https://doi.org/10.36656/jpk2r.v4i2.841
Ghita, D., Suhartini, S., & Mustafa, S. R. (2024). Optimization of Newborn Care to Prevent Postbirth Health Disorders. Journal of Evidence-Based Community Health, 1(1), 1-3. https://doi.org/10.1234/s7kfe769
Guspianto, Amir, A., & Mekarisce, A. A. (2019). Childbirth behavior of remote indigenous communities in the bukit duabelas park area sarolangun district, jambi province. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(4), 391–399. https://doi.org/10.30597/mkmi.v15i4.7991
Herawati, T., Krisnatuti, D., Pujihasvuty, R., & Latifah, E. W. (2020). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pelaksanaan Fungsi Keluarga Di Indonesia. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 13(3), 213–227. https://doi.org/10.24156/jikk.2020.13.3.213
Jusmawati, J., & Hasrida, H. (2024). Education on labor preperation for pregnant women and their families/ support person. Journal of Evidence-Based Community Health, 1(1), 29-34. https://doi.org/10.1234/ng1e0w63
Lilis, D. N., Suryanti, Y., & Sirait, T. (2022). Pemilihan Tempat Persalinan dan Faktor yang Berhubungan. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 109–115. https://doi.org/10.25311/keskom.vol8.iss1.1112
Marwani, Tosepu, R., & Kusnan, A. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Tempat Persalinan pada Ibu Melahirkan. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM), 2(2), 64–75.
Monita, K., Masthura, S., & Mulfianda, R. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Penolong Persalinan Pada Tenaga Non Medis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Mas Tahun 2022. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 8(2), 969–981.
Muldaniyah, M. (2024). The effect of exclusive breastfeeding on the growth of infants aged 7-12 months in the balla parang health center work area. Innovative Approaches in Health Science Journal, 1(2), 26-30. https://doi.org/10.64871/6a7tve82
Mustafa, S. R., & Nurdiansyah. (2024). The influence of gender equality-based reproductive health education in increasing sexual knowledge and self-efficacy of adolescent girls. Innovative Approaches in Health Science Journal, 1(2), 42-47. https://doi.org/10.64871/8gth1y68
Murni, D., & Indah Sari, N. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Penolong Persalinan Di Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Jurnal Kesehatan Husada Gemilang, 7(2), 7–14. https://doi.org/10.61129/jkhg.v7i2.103
Ningrum, S. P. (2017). Faktor-Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Postpartum Blues. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(2), 205–218. https://doi.org/10.15575/psy.v4i2.1589
Nurhidayanti, S., Margawati, A., & Kartasurya, M. I. (2018). Kepercayaan Masyarakat terhadap Penolong Persalinan di Wilayah Halmahera Utara. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 13(1), 46. https://doi.org/10.14710/jpki.13.1.46-60
Prameswari, A. D., Cahaya, P., Fitriani, S., & Pirdaus. (2023). Kepercayaan Masyarakat Terhadap Dukun Bayi Di Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Jambi. MALAY Studies : History, Culture and Civilization, 2(2), 31–37.
Pratama. (2021). Docu?ment (1).Pdf (p. Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Ticom-September 2021).
Rahmawati Dewi, A., & Khusnul Dwihestie, L. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Pemilihan Penolong Persalinan Pada Ibu Hamil Di Desa Mekar Jaya Wilayah Kerja Puskesmas Campaka Kab. Cianjur Prov. Jawa Barat. Jurnal Kebidanan Indonesia, 15(1), 11. https://doi.org/10.36419/jki.v15i1.986
Reviana, R., Ghita, D., & Rizki, A. M. F. . (2024). The Nutritional Status Conseling of Toddler in The Practice of Midewife Independent Siti Rahayu, S.Tr.Keb. Journal of Evidence-Based Community Health, 1(1), 25-28. https://doi.org/10.1234/1tf66h11
Riani, Y., Yulizar, Y., & Yunola, S. (2022). Hubungan Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Budaya, Dengan Persalinan Ditolong Oleh Dukun Diwilayah Upt Puskesmas Buay Pematang Ribu Ranau Tengah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. IMJ (Indonesian Midwifery Journal), 5(2), 7. https://doi.org/10.31000/imj.v5i2.6911
Salsabila, S., Faizah, Z., & Prasetyo, B. (2022). Faktor Sosial Budaya yang Memengaruhi Kesehatan Ibu dan Anak (Studi Etnografi). Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(1), 67–79. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v9i1.1651
Sari, K. C., & Sari, Y. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dalam memilih penolong persalinan. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(9), 1182–1191. https://doi.org/10.33024/hjk.v18i9.624
Sipahutar, N., & Malau, W. (2020). Kepercayaan Ibu Hamil Memilih Persalinan ke Dukun Beranak di Desa Sibito Kecamatan Aek Natas Folk Belief of Pregnant Mothers Choose To Delivery To A Midwife in Sibito Village Aek Natas District. Jurnal Antropologi Sumatera, 18(2), 117–125.
Suhartini, S., Ani, A., Ghita, D., & Eppang, Y. . (2024). Introduction to handling danger signs of pregnancy in pregnant women in an effort to reduce maternal mortality cases at the Plamboyan IV Posyandu. Journal of Evidence-Based Community Health, 1(2), 27-30. https://doi.org/10.1234/97k97a56
Tahier, D. G., Yuliandini, A. ., & Syamsiah, S. (2024). Knowledge and behavior of vulva hygiene correlation on the incident of flour albus (whirt) in ma attarbiyah lauwa 2023. Innovative Approaches in Health Science Journal, 1(2), 6-10. https://doi.org/10.64871/mqgb4t73
Widodo, Y., Amanah, S., Pandjaitan, N. K., & Susanto, D. (2017). Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Dan Budaya Terhadap Perilaku Persalinan Di Perdesaan Daerah Angka Kematian Ibu Rendah Dan Tinggi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(1), 77–88. https://doi.org/10.22435/kespro.v8i1.6753.77-88
Yuliarti, Y., Kurniati, N., & Kurniawati, H. F. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam perawatan bayi berat badan lahir rendah: scoping review. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 5(1), 63–72. https://doi.org/10.32536/jrki.v5i1.165