Proses Pendidikan Kristiani untuk Anak Usia Dini dengan Pendekatan Perkembangan Spiritualitas Menghadapi Budaya Digital

Paulus Eko Kristianto

Abstract


Budaya digital merupakan salah satu konteks nyata yang perlu dihadapi komunitas iman masa kini. Bahkan, anak usia dini sebagai partisipan Pendidikan Kristiani pun tetap berhadapan dengan konteks ini. Penulis mengusulkan salah satu cara menghadapinya melalui proses pendidikan dengan pendekatan perkembangan spiritualitas. Artikel ini membahas proses Pendidikan Kristiani untuk anak usia dini di Sekolah Pelangi Kasih dengan pendekatan perkembangan spiritualitas dalam budaya digital. Dalam artikel ini, Sekolah Pelangi Kasih dijadikan sebagai tempat penelitian. Melalui metode etnografi dan pustaka, hasil penelitian menunjukkan sekolah ini sudah mencoba menghadapi budaya digital dan perlahan dapat dikembangkan. 

 


Keywords


anak usia dini, budaya digital, digital, Pendidikan Kristiani, Sekolah Pelangi Kasih

Full Text:

PDF

References


Bazin, Jean-Nicolas, and Jerome Cottin. Virtual Christianity: Potential and Challenge for the Churches. Geneva: WCC Publication, 2003.

Castells, Manuel. Communication Power. New York: Oxford University Press, 2009.

Cresswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, Mixed Methods. London/New Delhi: SAGE Publications, 2003.

Gunarsa, Singgih D. Dasar & Teori Perkembangan Anak. Jakarta: Libri, 2016.

Harris, Maria, and Gabriel Moran. “Mendidik Pribadi.” In Memetakan Pendidikan Kristiani: Pendekatan-Pendekatan Menuju Pembelajaran Jemaat, edited by Jack L Seymour. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Kasih, Admin Sekolah Pelangi. “Taman Kanak-Kanak,” n.d. https://pelangikasih.or.id/academics/.

Lupton, Deborah. Digital Sociology. London: Routledge, 2015.

McCrindle, Mark. The ABC of XYZ: Understanding the Global Generation. Bella Vista NSW: McCrindle Research Pty Ltd, 2011.

McCrindle, Mark, Ashley Fell, and Sam Buckerfield. Generation Alpha: Understanding Our Children and Helping Them Thrive. Bella Vista NSW: McCrindle Research Pty Ltd, 2021.

Miller, Daniel, and Heather Horst. “The Digital and The Human: A Prospectus for Digital Anthropology.” In Digital Anthropology, edited by Daniel Miller and Heather Horst. London: Berg, 2012.

Seymour, Jack L. “Memetakan Pendidikan Kristiani.” In Memetakan Pendidikan Kristiani: Pendekatan-Pendekatan Menuju Pembelajaran Jemaat, edited by Jack L. Seymour. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Sitinjak, Kamsia. “Menumbuh-Kembangkan Spiritualitas Anak Melalui Pendidikan Kristiani Berbasis Media Digital.” Jurnal Teruna Bhakti 5, no. 2 (2023).

Sofjan, Dicky, Leonard Ch. Epafras, Muhammad Wildan, Alviani Permata, and Any Marsiyanti. Modul Pengayaan Wacana Keagamaan Bagi Penyuluh Agama. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia, 2019.

Spradley, James. P. Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1997.

Sugiyono, Leo, Fx. Sugiyana, Th. Aq. Purwono Nugroho Adhi, and Daniel Boli Kotan. Hidup Di Era Digital: Gagasan Dasar Dan Modul Katekese. Edited by Th. Aq. Purwono Nugroho Adi and Satriyo Sinubyo. Yogyakarta: Kanisius, 2015.

Supratiknya, A. Teori Perkembangan Kepercayaan: Karya-Karya Penting James W. Fowler. Yogyakarta: Kanisius, 1995.

Wagiu, Meily Meiny, Jeane Marie Tulung, Denni Handris Roni Pinontoan, and Subaedah Luma. “Rekonstruksi Pendidikan Kristiani Holistik Pada Era Digital Melalui Warisan Nilai Sistem Pendidikan ‘Anak Piara’ Di Minahasa.” Kurios: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 8, no. 1 (2022).




DOI: https://doi.org/10.37429/arumbae.v5i1.1019

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Paulus Eko Kristianto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ARUMBAE diindeks oleh:

 

 

 

 
   
 
View My Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.