Pendampingan Pastoral terhadap Masalah Perselingkuhan

Jeane Priscilia Solissa

Abstract


Affair is an important issue because it has a serious impact. This article would like to focus on the problem of wives whose husbands had affairs in the GPM Ewiri Klasis Congregation of South Buru. Wives whose husbands cheat on them experience a holistic impact. The research method used is a pastoral circle: problem description, problem analysis, theological reflection, and pastoral action. Based on the research, it was found that the church needs to develop a holistic model of pastoral care. Therefore, the authors use pastoral counseling steps with the ABC method from Switzer. This pastoral mentoring model is one of the relevant mentoring models to be developed by the church specifically in the Ewiri GPM congregation.


Keywords


Affair; Wive; Husband; Pastoral Care; Ewiri GPM Congregation.

Full Text:

PDF

References


Abineno, Ch. L. J. Manusia dan Sesamanya di Dunia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1987.

Apurotul, Intan Pujiah dan Indah Fatmawati. “Pengaruh Pelayanan yang Gagal Terhadap Respons Perilaku Konsumen”, dalam Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa, (2018).

Borong, Roberth P. Etika Lingkungan dan Gereja: Berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1998.

Clinebell, Howard. Basic Types of Pastoral Care and Counseling: Resources for the Ministry of Healing and Growth. Nashville: Abingdon Press, 1984.

Gintings, E. P. Konseling Pastoral: Terhadap Masalah Umum Kehidupan. Bandung: Jurnal Info Media, 2009.

Gunawan, Agung. “Tinjauan Pastoral Kasus Perselingkuhan”, dalam Jurnal Theologia Aletheia, (2007).

Hartono dan Boy Soedarmadji. Psikologi Konseling Edisi Revisi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012.

Hasil wawancara dengan tokoh adat Bapak A. Behuku dan Bapak W. Lesnussa, pada 16 dan 17 Januari 2020.

Https://news.detik.com/berita/d-4495627/hampir-setengah-juta-orang-bercerai-di-indonesia-sepanjang-2018, diakses pada 23 Oktober 2020.

Https://rsjd-surakarta.jatengprov.go.id/2020/10/19/bagaimana-cara-mengatasi-rasa-kecewa-agar-tetap-menjadi-positif-oleh-miratun-hasanahs-psi-psi/, diakses pada 21 November 2021.

https://www.kompasiana.com/pambayun/5c6b97ea43322f07e8535099/luka-batin-dan-cara-mengobati, diakses pada 12 Januari 2022.

Pakpahan, Binsar Jonathan. Menuju Teologi Rekonsiliasi Mencari Dasar Rekonsiliasi bagi Gereja Pasca Konflik Melalui Proses Mengingat dan Mengampuni. Pematang Siantar: STT HKBP, 2016.

Peter, Ramot. “Sikap Emosional Ketika Menghadapi Krisis”, dalam Jurnal HUMANIORA, (2014).

Saidiyah, Satih dan Very Julianto. “Studi Kasus pada Pasangan Suami Istri dengan Usia Perkawinan di Bawah Sepuluh Tahun”, dalam Jurnal Psiokologi UNDIP, (2016).

Savitri, Intan Maya. “Strategi Coping dan Subjective Well-Being Pada Istri Korban Perselingkuhan”, dalam Jurnal Psikoborneo, (2017).

Susanto, Daniel. Sekilas Pelayanan Pastoral di Indonesia. Jakarta: Majelis Jemaat GKI Menteng, 2008.

Walgito, Bimo. Pengantar Psikologi Umum. Yokyakarta: Andi Yogyakarta, 2010.

Wright, H. Norman Konseling Krisis: Membantu Orang dalam Krisis dan Stres. Malang: Gandum Mas, 1993.




DOI: https://doi.org/10.37429/arumbae.v4i1.816

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jeane Priscilia Solissa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

                

 

 

 
   
 

View My Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic License.