EFEKTIFITAS PENERAPAN PERIJINAN MANUAL KE E-PENYIARAN, LEMBAGA PENYIARAN DAERAH (3T) TERTINGGAL, TERDEPAN DAN TERLUAR RADIO CAHAYA MANDIRI MASOHI 96,3 FM

Penulis

  • Mutiara Dara Utama Ilmu Komunikasi, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia
  • Vina Maria Fadirubun Ilmu Komunikasi, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38012/jb.v4i2.1426

Kata Kunci:

Efektivitas, Penerapan Perijinan, Lembaga Penyiaran

Abstrak

Komunikasi merupakan proses pemindahan dan pertukaran pesan, dimana pesan ini dapat berbentuk fakta, gagasan, perasaan, data atau informasi dari seseorang kepada orang lain. Proses ini dilakukan dengan tujuan untuk mempengaruhi dan/atau mengubah informasi yang dimiliki serta tingkah laku orang yang menerima pesan tersebut Achmad S. Ruky (2003:20) Seiring perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, banyak media-masa mulai berkembang, pesat, seperti: media penyiaran (boradcasting) radio, radio sebagai media dalam penyampaian informasi kepada khalayak ramai merupakan sarana yang tidak kalah pentingnya dalam masyarakat informasi hari ini. Seiring dengan kemajuan dibidang komunikasi dan informasi, maka diperlukan kreatifitas dan kapasitas yang tinggi dalam mengelola bisnis Radio seperti, manajemen yang baik untuk memperoleh keuntungan dan agar tetap bertahan, profesionalisme yang tinggi dalam mengelola radio telah menjadi sebuah kebutuhan. Penelitian ini yang gunakan adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara mendalam tentang efektifitas perijinan manual ke e-penyiaran, lembaga penyiaran di daerah 3T (Studi LPS Radio Cahaya Manidiri Masohi 96,3 FM). Lokasi penelitian pada Radio Cahaya Mandiri Masohi 96,3 FM Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah. Objek penelitian dalam meneliti adalah sebagai berikut; Komisioner KPID Maluku, Pimpinan Studio Radio Cahaya Mandiri, Pj Bidang Keuangan Radio Cahaya Mandiri dan Pj Bidang Usaha Radio Cahaya Mandiri. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dilakukan apabila data empiris yang diperoleh adalah data kualitatif berupa kumpulan berwujud kata-kata dan bukan rangkaian angka serta tidak dapat disusun dalam kategori-kategori/struktur klasifikasi. Data bisa saja dikumpulkan dalam aneka macam cara (observasi, wawancara, intisari dokumen, pita rekaman) dan biasanya diproses terlebih dahulu sebelum siap digunakan (melalui pencatatan, pengetikan, penyuntingan, atau alih-tulis), tetapi analisis kualitatif tetap menggunakan kata-kata yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif.

Referensi

Ardianto, Elvinaro, Q-Anees, 2007. Filsafat Ilmu Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekama Achmad S. Ruky, 2013. Sistem Manajemen Kinerja, Cetakan Ketiga,PT.Gramedia Pustaka

Utama,

Jakarta.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu pendekatan Praktik. Jakarta:Rineka Cipta.

Agung, S. (2008). Perbandingan Pendekatan Ekonomi-Politik Media dan Studi Kebudayaan dalam

Kajian Komunikasi Massa. Jurnal Komunikasi Pembangunan. 94-107.

Boyd-Barret, O. (1995). The Analysis of Media Occupations and Profesionals. London: Arnold. Brown, Lawrence A., Innovation Diffusion: A New Perpevtive. New York: Methuen and Co. Cangara Hafied. 2008. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta :Raja grafindo.

Deddy Mulyana, “2003. Metodologi Penelitian Kualitatif”, Bandung, PT. Remaja Rosdakarya. Effendy, Onong Uchjana. 2003. Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya

Hasan, K., & Satria, D. (2009). Kapitalisme, Organisasi Media dan Jurnalis: Perspektif Ekonomi

Politik Media. Jurnal Online Dinamika. 1-18

Komunikasi, M., Informatika, D. A. N., & Indonesia, R. (2016). No Title. Hanafi, Abdillah.

Memasyarakatkan Ide-Ide Baru. Surabaya: Penerbit Usaha Nasional

McQuail’s, D. (2001). Mass Communication Theory. 4th edition. London: SAGE Publications.

Mulyana, Deddy, 2002. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar Metodologi Penelitian Kualitatif:PT. Remaja Rosdakarya,

Mosco, V. (1996). The Political Economy of Communication. London: Sage Publication Ltd Moleong, Lexy J. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung, PT Remaja Rosdakarya. Morissan. 2011. Manajemen Media Penyiaran Strategi Mengelola Radio & Televisi “EdisiRevisi”

Kencana. Jakarta

Rollin Niswonger, CarlS.Warren dan Philip E. Fess,(1992), Prinsip-prinsip Akuntansi (terjemahan),

AlihBahasa :Alfonsus Sirait, JilidI, Edisi16, Penerbit Erlangga, Jakarta,Hal.56

Rogers, E.M. dan Shoemaker, F.F., 1971, Communication of Innovations, London: The Free Press.

Rogers, Everett M., 1983, Diffusion of Innovations. London: The Free Press.

Rogers, Everett M, 1995, Diffusions of Innovations, Forth Edition. New York: Tree Press. Triyono, A. (2012). Produksi Teks dalam Perspektif Ekonomi Politik Media. KomuniTi. 18-29.

https://epenyiaran.kominfo.go.id/uploads/informasi/cc48f89a9c511f2b2645064ccf5ab3b.pdf (diakses 20 April 2020).

https://www.tribun-maluku.com/2017/06/kota-masohi (Di akses pada tanggal 20 januari 2020) http://repository.widyamataram.ac.id/uploads/pdfs/peran%20supply.pdf (Di akses pada tanggal 20

januari 2020)

http://kpi.go.id/index.php/id/ (Di akses pada tanggal 20 januari 2020)

https://www.oss.go.id/oss/ (Di akses pada tanggal 20 januari 2020) https://www.oss.go.id/oss/portal/download/f/PedomanIndonesia.pdf (Di akses pada tanggal 20

januari 2020) https://kominfo.go.id/content/detail/3323/layanan-online-perizinan-penyelenggaraan-

penyiaran/0/layanan_kominfo (Diakses Pada Tanggal 20 Januari 2020)

Diterbitkan

2025-01-09

Cara Mengutip

Utama, M. D., & Fadirubun, V. M. (2025). EFEKTIFITAS PENERAPAN PERIJINAN MANUAL KE E-PENYIARAN, LEMBAGA PENYIARAN DAERAH (3T) TERTINGGAL, TERDEPAN DAN TERLUAR RADIO CAHAYA MANDIRI MASOHI 96,3 FM. JURNAL BADATI, 4(2), 186–193. https://doi.org/10.38012/jb.v4i2.1426

Terbitan

Bagian

Articles

Citation Check