Jejak Sejarah Pembangunan Gereja Sion: Studi Partisipasi Anggota Jemaat GPM Nalahia
DOI:
https://doi.org/10.37429/marinyo.v2i1.1639Keywords:
Pembangunan Gedung Gereja Sion, Partisipasi Jemaat GPM Nalahia, Sejarah GerejaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran partisipasi anggota Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Nalahia dalam pembangunan Gedung Gereja Sion dengan fokus pada kontribusi sosial, material, dan spiritual yang diberikan oleh jemaat. Melalui pendekatan sejarah sosial, penelitian ini menggali dinamika keterlibatan jemaat dalam setiap tahap pembangunan gedung gereja, serta bagaimana proses ini mencerminkan nilai solidaritas, kebersamaan, dan identitas komunitas yang kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Gedung Gereja Sion bukan hanya sebatas upaya fisik, tetapi juga merupakan manifestasi dari semangat gotong royong dan pengabdian spiritual jemaat. Partisipasi jemaat dalam pembangunan gedung gereja juga memperlihatkan hubungan erat antara kehidupan rohani dan sosial yang saling mempengaruhi. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam kajian sejarah gereja dengan menyoroti peran aktif jemaat dalam menjaga warisan budaya dan identitas gereja mereka. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya dokumentasi sejarah gereja dan penguatan peran gereja sebagai pusat kehidupan komunitas di masa depan.References
van den End, Th. Ragi Cerita I: Sejarah Gereja Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.
Hadiwijono, H. Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.
Haurissa, L. “Interview,” 2025.
Hutauruk, S.S. “Semangat Membangun Gedung Gereja Pada Jemaat HKBP (Analisa Terhadap Semangat Membangun Gedung Gereja Diperhadapkan Dengan Teologi Bangunan Gereja HKBP).” Universitas Kristen Duta Wacana, 2017.
de Jong, Chr. G. F. Sumber-Sumber Tentang Sejarah Gereja Protestan Di Maluku Tengah 1803-1900 Jilid 1:1803-1854. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.
Karman, Y. Bunga Rampai Teologi Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.
Karo karo, D., and David Ming. “Peran Gereja Di Dalam Pembangunan Transformasional City.” Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan 7, no. 1 (2023): 12–27. https://sttexcelsius.ac.id/e-journal/index.php/excelsisdeo/article/view/112.
Lesmana, H.; Panggara, R. “Makna Bait Allah Dalam 1 Korintus 3:16-17 Dan Implikasinya Bagi Orang Percaya Masa Kini.” Jurnal Jaffray 12, no. 1 (2014). https://ojs.sttjaffray.ac.id/index.php/JJV71/article/view/35.
Saimima, Johan Robert. Autonome Moluksche Kerk: Perjuangan Mendapatkan Gereja Maluku Yang Otonom, 1931-1933. Yogyakarta: Penerbit Grafika Indah, 2012.
Saimima, Johan Robert, Rudolf Rahabeat, and Rouli Retta Trifena Sinaga. Mendengarkan Suara Tuhan Melangkah Dengan Iman: 371 Tahun Jemaat GPM Kaibobo Berkarya Bagi KemuliaanNya. Yogyakarta: Grafika Indah, 2021.
Sapulette, A. “Interview,” 2025.
Setio, R. “Pluralitas Agama Di Masa Israel Kuno.” In Penghargaan Pdt. (Em) Dr. Margaretha Maria Hendriks-Ririmasse. Yogyakarta: Kanisius, 2020.
Sharpe, J. “History from Below.” In New Perspectives on Historical Writing, edited by Peter Burke. USA: The Pennsylvania State University Press and University Park, 1991.
Simaela, P. “Interview,” 2025.
Suwul, Karolina. “Strategi Gereja Dalam Membangun Persekutuan Umat Allah Sekolah Tinggi Pastoral-Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang” 2, no. 2 (2024): 92–100.
“Makna Pembangunan Gedung Gereja Dalam Ibadah Di GKST Jemaat Sion Hanggira Klasis Behoa.” EUPURO: Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2021). http://www.jurnal.sttgkst.ac.id/index.php/uepuro/article/view/44.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).