Dampak Pola Asuh Kekerasan terhadap Kesehatan Mental Anak di Jemaat GPM Pandan Kasturi: Perspektif Pendidikan Agama Kristen
DOI:
https://doi.org/10.37429/marinyo.v2i1.1640Keywords:
Kekerasan pada Anak, Pola Asuh, Kesehatan Mental, Pendidikan Agama KristenAbstract
Kekerasan dalam pola asuh masih sering dianggap sebagai cara yang efektif untuk mendisiplinkan anak oleh sebagian orang tua. Tanpa disadari tindakan kekerasan yang dilakukan secara terus-menerus, baik fisik maupun verbal, dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental anak. Fenomena ini menjadi perhatian utama dalam penelitian ini, khususnya di Sektor Petra Jemaat GPM Pandan Kasturi, di mana sebagian besar anak diketahui mengalami kekerasan dalam pola asuh mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif dengan metode observasi lapangan dan wawancara kepada beberapa orang tua serta anak-anak di Sektor Petra Jemaat GPM Pandan Kasturi. Data dikumpulkan untuk mengidentifikasi bentuk kekerasan yang terjadi dalam pola pengasuhan serta dampaknya terhadap kondisi psikologis anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak kekerasan, baik fisik maupun verbal, sudah menjadi bagian dari pola asuh yang umum di lingkungan tersebut. Kekerasan ini bersifat turun-temurun dan dilakukan karena dianggap sebagai norma atau metode efektif dalam mendidik anak. Selain faktor kebiasaan, penyebab lain dari tindakan kekerasan orang tua meliputi tekanan ekonomi, kurangnya pengetahuan tentang pola asuh yang positif, serta pengaruh lingkungan sekitar. Anak-anak yang mengalami kekerasan cenderung menunjukkan perilaku negatif seperti mudah marah, agresif, senang berkelahi, membangkang, rendah diri, serta sulit mengendalikan emosi. Temuan ini menunjukkan pentingnya peranan Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam membentuk pola asuh yang lebih positif dan membangun bagi para orang tua. PAK dapat menjadi sarana edukatif dan reflektif agar orang tua memahami dampak kekerasan terhadap perkembangan mental dan emosional anak. Melalui pendekatan yang bersifat pastoral dan edukatif, orang tua diharapkan mampu untuk mengubah pola asuh yang destruktif menjadi lebih penuh kasih, sabar, dan membangun karakter anak secara holistik.References
A. H. “Interview,” 2025.
A. L. “Interview,” 2025.
Adawiah, Rabiatul. “Pola Asuh Orang Tua Dan Implikasinyat Terhadap Pendidikan Anak: Studi Pada Masyarakat Dayak Di Kecamatan Halong Kabupaten Balangan.” Pendidikan Kewarganegaraan: Jurnal Ilmiah Hasil Penelitian maupun Pemikiran Kritis 7, no. 1 (2017). https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/pkn/article/view/3534.
Adolph, R. “Teori Psikososial Erik H. Erikson Dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini.” Pendidikan Islam Anak Usia Dini 6, no. 2 (2016).
Ceceng. “Perilaku Kelekatan Pada Anak Usia Dini (Perspektif John Bowlby).” Lentera IXX 2 (2015).
D.W. “Interview,” 2025.
Diane E, P., and R. D. F. Menyelami Perkembangan Manusia. Salemba Hunika, 2014.
Fakhriyani, V. D. Kesehatan Mental. Duta Media Publishing, 2019.
Gunarsa, S.D. Dasar Dan Teori Perkembangan Anak. Labiri, 2011.
H., E. “Interview,” 2025.
Kusumastuti, A. & A. K. Metode Penelitian Kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP), 2019.
L. T. “Interview,” 2025.
M. P. “Interview,” 2025.
Noya, A. Pendidikan Papa Mama. ADAB, 2020.
P., B. “Interview,” 2025.
Primus, D. “Pola Asuh Orang Tua Dengan Menggunakan Kekerasan Terhadap Anak Dalam Keluarga Di Manggarai, Nusa Tenggara Timur.” In Prosiding Seminar Nasional & Call Paper, 2019.
R.H. “Interview,” 2025.
Rozali, Y. A. “Penggunaan Analisis Konten Dan Analisis Tematik.” Forum Ilmiah 19 (2022).
Ruat, D. “Prinsip Teologi Kristen Pendidikan Orang Tua Terhadap Anak Di Era Revolusi Industri 4.0.” Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2 (2019).
S., I. “Interview,” 2025.
Sahertian, Marthen. Pendidikan Agama Kristen Dalam Sudut Pandang John Dewey. Teruna Bhakti 1, 2019.
Siahaan, C. “Peran Orang Tua Sebagai Pendidik Dan Pembentuk Karakter Spiritualitas Remaja.” Pendidikan Agama Kristen 3 (2019).
Subagia, N. Pola Asuh Orang Tua: Faktor, Ilmpikasi Terhadap Perkembangan Karakter Anak. NILACAKRA, 2021.
Tafonao, T. “Pendidikan Agama Kristen Mengajarkan Tentang Hubungan Manusia Dengan Tuhan Serta Ciptaan-Nya.” Edudikara: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran 3, no. 2 (2018).
Wismani, A., and et. al. “Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia (Pengetahuan Dan Keterbukaan Masyarakat Terhadap Gangguan Kesehatan Mental).” Prosiding KS: Riset & PKM 2 (n.d.).
Wismani, Adisty dkk. “Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia(Pengetahuan, Dan Keterbukaan Masyarakat Terhadap Gangguan Kesehatan Mental).” prosiding KS : Riset & PKM 2 (n.d.).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).