FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP BAYI 0-11 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS TEPA KECAMATAN PULAU-PULAU BABAR KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA TAHUN 2019
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v3i2.655Abstract
Immunization is an attempt to provide immunity to an infant or child by inserting a vaccine into the body so that the body makes antibodies to prevent certain diseases. The immunization program is a success in preventing infectious diseases such as diphtheria, pertussis, and tetanus. This study aims to determine the factors associated with the Completeness of Basic Immunization in Infants in the Work Area of Tepa Health Center, Babar Pulau Subdistrict, MBD Regency. The research method used is the Analytic method with cross sectional approach. Sampling using total sampling with a sample size of 71 samples. Data were collected by interview using a questionnaire. Data collection using a questionnaire. Data analysis includes univariate and bivariate analysis. The results of bivariate analysis found a relationship between knowledge and completeness of basic immunization (p = 0.007), distance (p = 0.004), birth attendants (p = 0.001), vaccine availability was found to be associated with immunization completeness (p = 0,000). The conclusion of this study is that there is a significant relationship between knowledge, distance, delivery assistance and availability of vaccines with basic immunization completeness in the Tepa Health Center Work Area. Suggestions for respondents to be able to use health service facilities and facilities to obtain health services.
Â
Keywords: Completeness of Basic Immunization, Knowledge, Distance, Birth Assistance, Vaccine Availability
Â
ABSTARK
Imunisasi adalah usaha memberikan kekebalan pada bayi atau anak dengan memasukan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti bodi untuk mencegah penyakit tertentu.Program imunisasi merupakan sebuah keberhasilan dalam mencegah penyakit infeksi yaitu difteri, pertussis, dan tetanus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap bayi 0-11 bulan Di Wilayah Puskesmas Tepa Kecamatan Pulau-Pulau Babar Kabupaten Maluku Barat Daya. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode Analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah sampel yaitu 71 sampel. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat.Hasil analisis bivariat didapatkan adanya hubungan antara pegetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar (p = 0,007), jarak (p = 0,004), penolong persalinan (p = 0,001), ketersediaan vaksin ditemukan hubungan dengan kelengkapan imunisasi (p = 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan, jarak, penolong persalinan dan ketersediaan vaksin dengan kelengkapan imunisasi dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Tepa.Saran bagi responden agar dapat memanfaatkan fasilitas dan sarana pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Kata Kunci : Imunisasi dasar lengkap, Pengetahuan, Jarak, Penolong Persalinan, Ketersediaan Vaksin.
Â
Â
Â
References
2017 K. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 42 TAHUN 2015. Vol 2015.; 2015.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2016.; 2016. http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-2016.pdf.
Kemenkes 2018. Profil Kesehatan 2018. Angew Chemie Int Ed 6(11), 951–952. 2018:5-26.
Triana 2015. FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI TAHUN 2015. Eur Respir J. 2015;55(6):123-135. doi:10.1183/13993003.01260-2020
2017 K. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN IMUNISASI. Vol 87.; 2017.
Hanum 2010 dalam tesis Fay DL. Imunisasi Dasar. Vol 17.; 20AD.
Atikah 2010. Pedoman Imunisasi Di Indonesia.; 2016. http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/121/jtptunimus-gdl-wahyuhiday-6038-2-babii.pdf.
Jamila. FAKTOR –FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU IBU TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUSANGAN SIBLAH KRUENG KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2014. 2015:7-37.
Fay DL. Pemilihan Penolong Persalinan.; 2016.
Fay DL. Alasan pemilihan penolong persalinan di non nakes pada ibu melahirkan di wilayah kerja puskesmas pebayuran kabupaten bekasi Tahun 2016. Syarifudin dalam J Angew Chemie Int Ed 6(11), 951–952. 2016.
Suandi, 2012 dalam jurnal Fitrianeti D, Waris L, Yulianto A, et al. Faktor yang Mempengaruhi Ibu Hamil Memilih Penolong Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Malakopa Kabupaten Kepulauan Mentawai Factors Affecting Pregnant Women Choosing Childbirth attendants in the Work Area of Malakopa Health Center Mentawai Islands Dis. J Penelit dan Pengemb Pelayanan Kesehat. 2018;2(3):153-162. doi:10.22435/jpppk.v2i3.126
Pratiwi LN. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Imunisasi Dasar Pada Balita Umur 12-23 Bulan Di Indonesia Tahun 2010 (Analisis Data Riset Kesehatan Dasar 2010). Vol 2010.; 2012. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20321911-S-Luriana Nur Pratiwi.pdf.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.