Peningkatan Pelaksanaan Identifikasi Pasien Risiko Jatuh oleh Petugas Kesehatan melalui Supervisi Pimpinan dan Sarana Prasarana di Puskesmas
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v6i1.1278Abstrak
Pengurangan risiko pasien jatuh merupakan salah satu sasaran keselamatan pasien, dimana keselamatan pasien menjadi perhatian organisasi kesehatan di dunia maupun di Indonesia. Pengurangan risiko pasien jatuh dapat dilakukan salah satunya dengan assesmen awal yang tepat. Peran pemimpin terkait ketersediaan fasilitas dan pembinaan staf dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja staf. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan supervisi pimpinan dan sarana prasarana dengan pelaksanaan identifikasi pasien risiko jatuh oleh tenaga kesehatan di puskesmas. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yaitu 95 responden. Didapatkan hasil yaitu mayoritas responden menyatakan supervisi pimpinan baik dengan pelaksanaan identifikasi risiko pasien jatuh baik 48 responden (50,5%), dan sebagian kecil responden yang menyatakan supervisi pimpinan kurang dengan pelaksanaan identifikasi pasien risiko jatuh baik 2 responden (2,1%). Serta mayoritas responden menyatakan sarana prasarana di puskesmas kurang memadai sehingga pelaksanaan identifikasi risiko pasien jatuh kurang sebanyak 49 responden (51,8%), dan tidak ada responden yang menyatakan sarana prasarana kurang memadai dengan pelaksanaan identifikasi pasien risiko jatuh baik (0.0%). Berdasarkan uji chi square antara supervisi pimpinan dengan pelaksanaan identifikasi pasien risiko jatuh p=0,001, serta antara sarana prasarana dengan pelaksanaan identifikasi pasien risiko jatuh p=0,004. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara supervisi pimpinan dan sarana prasarana dengan pelaksanaan identifikasi pasien risiko jatuh oleh petuhgas kesehatan di puskesmas. Rekomendasi penelitian ini yaitu konsistensi dan kontiunitas pimpinan dalam melakukan supervisi terhadap kinerja petugas kesehatan, rerta pemimpin rumah sakit perlu untuk memfasilitasi petugas kesehatan terkait kesidiaan sarana prasarana memberikan dampak positif terhadap peningkatan sasaran keselamatan pasien di puskesmas.
Kata kunci : Identifikasi Pasien Risiko Jatuh; Supervisi Pimpinan; Sarana Prasarana; Puskesmas.
Referensi
Manuhutu F, Harsono D, Parinussa Nenny, Talahatu O. Penyebab Rendahnya Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien di Fasilitas Kesehatan Primer Provinsi Maluku. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah [Internet]. 2 Juni 2024 [dikutip 20 Juni 2024];9(2):42–9. Tersedia pada: https://journal.um-surabaya.ac.id/JKM/article/view/21939
Buse R, Panteli Dimitra, Quentin W. National Library of Medicine. 2019 [dikutip 4 Agustus 2023]. Improving healthcare quality in Europe: Characteristics, effectiveness and implementation of different strategies. Tersedia pada: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK579353/
WHO. WHO. 2023 [dikutip 9 Maret 2024]. Patient Safety. Tersedia pada: https://www.who.int/health-topics/patient-safety#tab=tab_1
WHO. World Health Organization. 2023 [dikutip 4 Juli 2023]. Quality of Care. Tersedia pada: https://www.who.int/health-topics/quality-of-care#tab=tab_1
Dykes PC, Burns Z, Adelman J, Benneyan J, Bogaisky M, Carter E, dkk. Evaluation of a Patient-Centered Fall-Prevention Tool Kit to Reduce Falls and Injuries: A Nonrandomized Controlled Trial. JAMA Netw Open [Internet]. 17 November 2020 [dikutip 20 Juni 2023];3(11):E2025889. Tersedia pada: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7672520/
Blain H, Miot S, Bernard PL. How Can We Prevent Falls? Dalam: Practical Issues in Geriatrics [Internet]. Springer Nature; 2021 [dikutip 2 Juni 2023]. hlm. 273–90. Tersedia pada: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK565579/
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA [Internet]. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2016 hlm. 1–79. Tersedia pada: https://peraturan.bpk.go.id/Details/113091/permenkes-no-43-tahun-2016
World Health Organization. WHO. 2021 [dikutip 20 Mei 2024]. Falls Patient. Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/falls
WHO. WHO Newsroom. 2023 [dikutip 7 Maret 2024]. Patient Safety. Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/patient-safety
Liu WY, Tung TH, Zhang C, Shi L. Systematic review for the prevention and management of falls and fear of falling in patients with Parkinson’s disease. Brain Behav [Internet]. 1 Agustus 2022 [dikutip 20 Juni 2023];12(8):1–25. Tersedia pada: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9392538/pdf/BRB3-12-e2690.pdf
Zarah M, Djunawan A, Rumah Sakit STIKES Yayasan Rumah Sakit Soetomo A. Upaya Pencegahan Risiko Pasien Jatuh. Jurnal Kesehatan Masyarakat [Internet]. 2022;10(1):43–9. Tersedia pada: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm
Talahatu O, Paliyama DG, Manuhutu F, Wakano GJ. Pelaksanaan Konsep Patient Centered Care Berdasarkan Perspektif Pasien dan Persektif Perawat. Journal of Telenursing (JOTING) [Internet]. 14 Desember 2023 [dikutip 10 Maret 2024];5(2):3683–92. Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/377638297_Pelaksanaan_Konsep_Patient_Centered_Care_Berdasarkan_Perspektif_Pasien_dan_Persektif_Perawat
WHO. People Centred Health Care [Internet]. [dikutip 8 Maret 2024]. Tersedia pada: https://www.who.int/publications/i/item/9789290613176
Wahyuni AAIP. Direktorat Jendral Pelayanan Kesehatan, KEMENKES. 2022 [dikutip 20 Juni 2023]. Keselamatan Pasien Adalah Tanggung Jawab Seluruh Masyarakat Rumah Sakit dan Fasyankes Lainnya. Tersedia pada: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1831/keselamatan-pasien-adalah-tanggung-jawab-seluruh-masyarakat-rumah-sakit-dan-fasyankes-lainnya
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Keselamatan Pasien [Internet]. Tersedia pada: www.peraturan.go.id
Hadiarto R, Ekasari F, Yulyani V, Studi Magister Kesehatan Masyarakat P, Malahayati U. Evaluasi Penerapan Sasaran Keselamatan Pasien di UPT Puskesmas Rawat Inap Sukoharjo Pringsewu Lampung (Studi Kasus Pasca Akreditasi). Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan [Internet]. 2021 [dikutip 20 Juli 2023];8(1):41–55. Tersedia pada: https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/75790498/pdf_1-libre.pdf?1638788429=&response-content-disposition=inline%3B+filename%3DEvaluasi_Penerapan_Sasaran_Keselamatan_P.pdf&Expires=1721465063&Signature=RPerPb7WfxKsD-RoBS-UmTgEB149ZxsruA1AJe7k2a9xa8UEPJXP4vlkwbStzUGwK6v4oXgSc0wmISqx-1jzWk4ccbiFjiGKPYOWCKEXVkOs5QmVk8Eohb-k4hnElHAnaTdwjwe2ua4Px3k-fbAIcs8tFPB4WPSiebj5Ka~mzHlQ5tVJ5DQ91SjltIP2YIwmGoRXTCLPZxqXLAXmd88KqTBilmYcu1hrG6qQOS1fnyQQKaKbhfoYvWg9yCfTznDXvnscki8C57Qo86fqTGnb8EZnWxWN89Rs2ZvSu6VVDmPMBGvg7a2OcpWGW7Y89cb9wlGEQFlmKpfPNSoede~2mA__&Key-Pair-Id=APKAJLOHF5GGSLRBV4ZA
Rumaningsih N, Widiawati S, Sima Y, Rahayu CD, Dherolina, Silitonga JM, dkk. BUKU AJAR MANAJEMEN KEPERAWATAN [Internet]. Vol. 1. Jakarta: Nuansa Fajar Cemerlang; 2024. 1–159 hlm. Tersedia pada: www.nuansafajarcemerlang.com
Rumaningsih N, Sima Y, Widiawati S, Atmajaya AD, Parinussa N, Dherolina, dkk. APLIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN FULL. Vol. 1. Jakarta Barat: Nuansa Fajar Cemerlang; 2023. 1–141 hlm.
Permatasari L, Anisah S. Hubungan Peran Dan Fungsi Kepala Ruangan Dalam Sosialisasi SPO Identifikasi Pasien Dan Pencegahan Risiko Jatuh Terhadap Insiden Keselamatan Pasien Di RsTaman Harapan BaruTahun2022. Jurnal Pendidikan dan Konseling [Internet]. 2022 [dikutip 20 Juli 2023];4(3):2298–307. Tersedia pada: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/5068
Talahatu O, Armando Tasijawa F. Peran Kepemimpinan Dalam Implementasi Patient Centered Care Terhadap Motivasi Kerja Perawat [Internet]. Vol. 3, Moluccas Health Journal. Tersedia pada: http://ojs.ukim.ac.id/index.php/mhj
Khotimah LK, Febriani N. Peran Supervisi Kepala Ruangan dalam Memotivasi Perawat pada Pencegahan Risiko Pasien Jatuh. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia [Internet]. 20 Juli 2022 [dikutip 20 Desember 2023];6(2):49–59. Tersedia pada: https://ejournal.upnvj.ac.id/index.php/Gantari/article/view/4111
Muawanah, Purnomo H, Sofyan K, Uripno PS, Normawati AT. Penerapan Supervisi Model Klinis terhadap Pencapaian Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit. Jurnal Studi Keperawatan [Internet]. 2022 [dikutip 20 Desember 2023];3(1). Tersedia pada: http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/J-SiKep
Oktariani TA, Arif Y, Murni D. Supervisi Klinik Berbasis 4S (Structure, Skills, Support, and Sustainable) terhadap Penerapan Keselamatan Pasien. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi [Internet]. 1 Juli 2020 [dikutip 20 November 2023];20(2):556. Tersedia pada: http://ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/991/701
Hastuti SKW, Syam NS, Laariya TA, Ghefira AG Al, Wulandari PD. Analisis Implementasi Kebijakan Program Keselamatan Pasien di Puskesmas X Kabupaten Bantul. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2024;8(1):555–66.
Usmani NA, Samsualam, Muchlis N. Kesiapan Puskesmas Pada Penerapan Pelayanan Patient Safety Berdasarkan Sumber Daya Manusia, Sarana Dan Prasarana Di Puskesmas Kabupaten Jeneponto. Jurnal Mitra Sehat [Internet]. 2020 [dikutip 20 November 2023];10(2):269–82. Tersedia pada: https://journal.stikmks.ac.id/a/article/view/242
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.