Identitas Hibrid Kristen: Penelusuran Genealogis terhadap Kristianitas Gereja Protestan Maluku Pascakolonial Bersama Homi K. Bhabaha
Kata Kunci:
Kristianitas, Identitas, Hibriditas, Pascakolonial, Genealogi, Gereja Protestan Maluku.Abstrak
Identitas melekat pada subjek, oleh karena itu identifikasi publik terhadap individu atau kelompok dalam masyarakat akan selalu terjalin dengan identitas: dari mana asalnya? Apa agamanya, sukunya, jenis kelaminnya, dan sebagainya? Agama sebagai elemen identitas menjadi penting, terutama di Indonesia yang mengakui "Tuhan Yang Maha Esa" sebagai dasar pertama Pancasila. Artikel ini bermaksud untuk menguraikan pembentukan identitas Kristen kontemporer yang berafiliasi dengan Gereja Protestan Maluku (GPM) sepanjang era kolonial dan pascakolonial di Maluku. Dengan demikian, penelitian ini memakai konsepsi hibriditas dari teori pascakolonial sebagai alat analisisnya. Metode genealogi digunakan dalam artikel ini untuk mengeksplorasi data historis-tekstual tentang GPM di era kolonial dan pascakolonial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa identitas Kristen bersifat dialektis sesuai dengan dinamika konteks sosial, sehingga identitas tidak pernah membeku atau ditinggalkan.Referensi
Andaya, Leonard. Dunia Maluku: Indonesia Timur Pada Zaman Modern Awal. Tr. Rahman S. D. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2015.
Barker, Chris. The Sage Dictionary of Cultural Studies. London: Sage Publication, 2004.
Bartels, Dieter. Di Bawah Naungan Gunung Nunusaku: Muslim-Kristen Hidup Berdampingan di Maluku Tengah (Jilid I & II). Tr. Frans Rijoly. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2017.
Bhabha, Homi K. The Location of Culture. New York: Routledge, 1994.
Braithwaite, John., Braithwaite, Valerie., Cookson, Michael., and Dunn, Leah. Anomie and Violence: Non-truth and Reconciliation in Indonesian Peacebuilding. Canberra: ANU E Press, 2010.
Cooley, Frank L. Mimbar dan Takhta: Hubungan Lembaga-Lembaga Keagamaan dan Pemerintahan di Maluku Tengah. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1987.
Foucault, Michel. Archaeology of Knowledge. New York: Pantheon, 1972.
_______. History of Sexuality (Vol I-IV). New York: Pantheon, (1978-1984).
Gapersz, Steve., dan Souisa, Nancy. “Revitalisasi Tradisi dan Politik Identitas: Dialektika Kristianitas di Maluku” dalam Dialektika: Jurnal Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial, Vol 13 No. 2. (2020).
Iwamony, Rachel. “From Exclusivism to Pluralism: Shifting Perspective of the Gereja Protestan Maluku (GPM) in Interreligious Relations” dalam Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Vol 4, no. 2 (2019).
Loomba, Ania. Kolonialisme/pascakolonialisme. Tr. Hartono Hadikusumo. Yogyakarta: Narasi, 2020.
Nahusona, Ferry. Religiositas Ambon – Kristen: Penelusuran Fenomenologis Melalui Ritual Adat Cuci Negeri di Soya – Kota Ambon. Salatiga: Universitas Satya Wacana Press, 2019.
Ruhulessin, Jhony. “Merawat Pluralisme Bersama Gereja Protestan Maluku (GPM)” dalam Spiritualitas Pro-Hidup: Buku Penghormatan 70 Tahun Pdt. (EM) Dr. I.W.J. Hendriks (Edisi Pertama). Jakarta: Fakultas Teologi dan BPK Gunung Mulia, 2017.
Saimima, Johan. “6 September 1935: Sejarah Kemandirian GPM” dalam Delapan Dekade GPM Menanam, Menyiram, Bertumbuh dan Berbuah: Teologi GPM dalam Praksis Berbangsa dan Bermasyarakat. Salatiga: Universitas Satya Wacana Press, 2015.
_______. Autonome Moluksche Kerk: Perjuangan Mendapatkan Gereja Maluku Yang Otonom, 1931-1933. Yogyakarta: Penerbit Grafika Indah, 2012.
Saukko, Paula. Doing Research in Cultural Studies: An introduction to classical and new methodogical approaches. London: Sage Publication, 2003.
Subagya, Yustinus. Support for Ethno-religious Violence in Indonesia. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Press, 2015.
Tapilatu, M. Sejarah Gereja Protestan Maluku 1935-1980 (Suatu Tinjauan Historis Kritis), STT Jakarta: Disertasi, 1994.
_______. “Hative Besar dan Pekabaran Injil di Maluku”dalam Kami Memberitakan Kristus yang Disalibkan: Kumpulan Tulisan dalam Rangka Hut ke-127 Fakultas Teologi Ukim. Jakarta: Teologi Ukim Press & Grafika Indah, 2012.
Van den End, Thomas. 2012. Harta dalam Bejana: Sejarah Gereja Ringkas. Jakarta: Gunung Mulia, 2012.
Woodward, Kath (Ed). Questioning Identity: Gender, Class, Ethnicity. New York: Routledge, 2004.
Zizek, Slavoj. The Sublime Object of Ideology. London: Verso, 2008.
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).