HUBUNGAN RIWAYAT GENETIK, ASAP ROKOK, KEBERADAAN DEBU DAN STRES DENGAN KEJADIAN ASMA BRONKHIAL
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v2i1.419Abstract
Asma merupakan gangguan inflamasi kronik pada saluran napas yang melibatkan banyak sel dan elemennya yang menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius diberbagai negara di seluruh dunia. Berbagai faktor pencetus ditengarai dapat memicu serangan asma, antara lain adalah olahraga (exercise), alergen, infeksi, perubahan suhu udara yang mendadak, debu, atau pajanan terhadap iritan respiratorik seperti asap rokok, dan lain-lain. Terdapat juga faktor lain yang dapat memicu asma, seperti usia, jenis kelamin, genetik, sosio-ekonomi, dan faktor lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 64 pasien dengan menggunakan exhaustive sampling. Lokasi penelitian dilakukan di Rumkit Tk II Prof. Dr. J. A. Latumeten Kota Ambon pada bulan Juni sampai Juli 2019. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan chi-square test. Hasil penelitian menunjukan adalah terdapat adanya hubungan antara riwayat genetik, asap rokok, keberadaan debu dan stress dengan kejadian Asma (α < 0.05).
Â
Kata Kunci: Asma Bronkhial, Riwayat Genetik, Asap Rokok, Debu, Stres
References
Andriani FP, Sabri YS, Anggrainy F. Gambaran Karakteristik Tingkat Kontrol Penderita Asma Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) di Poli Paru RSUP. Dr. M. Djamil Padang pada Tahun 2016. J Kesehat Andalas. 2019;
Wahyudi A, Fitry Yani F, Ekardius. Hubungan Faktor Risiko terhadap Kejadian Asma pada Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang. J Kesehat Andalas. 2016;
Global Initiative for Asthma. GINA 2019. Glob Strateg Asthma Manag Prevetion. 2019;
Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Riset. 2019.
Arifuddin A, Rau MJ, Hardiyanti N. FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASMA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGGANI KOTA PALU. Heal Tadulako. 2019;
Tumigolung G, Kumaat L, Onibala F. Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Serangan Asma Pada Penderita Asma Di Kelurahan Mahakeret Barat Dan Mahakeret Timur Kota Manado. J Keperawatan. 2016;4(2):1–8.
Dharmayanti I, Hapsari D, Azhar K. Asma pada anak Indonesia: Penyebab dan Pencetus. Kesmas Natl Public Heal J. 2015;9(4):320.
Ludfi AS, Agustina L, Effendi C. Atopi Orang Tua dan Faktor Lingkungan. 2012;53–62.
Zulfikar T, Wiyono HW, Faisal Y. Prevalens asma berdasarkan kuesioner ISAAC dan hubungan dengan faktor yang mempengaruhi asma pada siswa SLTP di daerah padat penduduk Jakarta Barat tahun 2008. J Respirolorgi Indones. 2011;31(4):181–92.
Global initiative for asthma: Asthma management and prevention, 2019. Vol. 49, Practice Nurse. Medical Education Solutions Ltd; 2019.
Montefort S, Ellul P, Montefort M, Caruana S, Grech V, Agius Muscat H. The effect of cigarette smoking on allergic conditions in Maltese children (ISAAC). Pediatr Allergy Immunol. 2012;
Kesehatan Masyarakat J, Kresnowati L, Mufid A, Kesehatan F, Dian Nuswantoro U, Pembinaan dan Perlindungan Konsumen Kota Semarang L. Gangguan Fungsi Paru Dan Kadar Cotinine Pada Urin Karyawan Yang Terpapar Asap Rokok Orang Lain Impaired Lung Function and Levels of Cotinine in the Urine of Employees Who Are Exposed To Secondh and Smoke. Alamat Koresp Jl Nakula I [Internet]. 2014;10(1):5–11. Available from: http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas
Eisner MD, Balmes J, Katz PP, Trupin L, Yelin EH, Blanc PD. Lifetime environmental tobacco smoke exposure and the risk of chronic obstructive pulmonary disease. Environ Heal A Glob Access Sci Source. 2005;4:1–8.
Oliver J. 済無No Title No Title. J Chem Inf Model. 2013;53(9):1689–99.
Sarjana PP, Diponegoro U. TERHADAP KEJADIAN ASMA BRONKIAL PADA ANAK ( Studi Kasus di RS Kabupaten Kudus ). 2008;
Lestari NF, Hartini N. Hubungan Antara Tingkat Stres dengan Frekuensi Kekambuhan pada Wanita Penderita Asma Usia Dewasa Awal yang Telah Menikah. J Psikol Klin dan Kesehat Ment [Internet]. 2014;2(1):7–15. Available from: http://www.journal.unair.ac.id/filerPDF/jpkkddf4c28894full.pdf
Electronic Thesis and Dissertation Unsyiah. 2014;2(December 2012):2014.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.