LITERATURE REVIEW EFEKTIFITAS PEMBERIAN TOPIKAL ASI TERHADAP KECEPATAN WAKTU LEPAS TALI PUSAT DIBANDING DENGAN PEMBERIAN ETHANOL DAN PERAWATAN KERING PADA BAYI BARU LAHIR
DOI:
https://doi.org/10.54639/mhj.v3i3.659Abstract
Latar Belakang: Infeksi tali pusat merupakan penyebab penting morbiditas dan mortalitas di negara-negara dengan tingkat insiden setinggi 55-197 per 1000 kelahiran hidup (Ganatra dan Zaidi, 2010 dikutip dalam Allam, 2015). Tiap tahun sekitar 3,3 juta kematian neonatal terjadi di seluruh dunia. Oestergaard et al (2011) melaporkan bahwa, lebih dari 30% disebabkan oleh infeksi. Beberapa dari infeksi tersebut dimulai dari infeksi tali pusat. Daerah tali pusat mendukung pertumbuhan mikroorganisme berbahaya atau beberapa menguntungkan (commensals) sedangkan yang lain berbahaya (misalnya Clostridium tetani). Data kejadian omphalitis di negara-negara berpenghasilan rendah umumnya langka, data yang tersedia memperkirakan risiko berkisar antara 2 dan 77 per 1.000 kelahiran hidup dalam pengaturan rumah sakit, dengan tingkat kematian antara 1% dan 15% tergantung pada definisi omphalitis yang digunakan. (Mir, et al. 2011 dikutip dalam Allam, 2015)
Tujuan: Menggambarkan pengaruh efektifitas dari pemberian topical ASI terhadap kecepatan waktu lepas tali pusat dibandingkan dengan pemberian ethanol dan rawat kering pada bayi baru lahir
Metode: Sumber artikel yang digunakan didapat dari pencarian melalui Google Scholar, Doaj, Ebscho, Pro Quest, journal of nursing science mulai tahun 2010 sampai dengan 2019. Setelah didapatkan, kemudian dilakukan penilaian artikel sampai tahap pembuatan literature review.
Hasil: Review ini menghasilkan efektivitas dari dari pemberian topical ASI terhadap kecepatan waktu lepas tali pusat dibandingkan dengan pemberia ethanol dan rawat kering pada bayi baru lahir.
Kesimpulan: Pemberian Topikal Asi pada tali pusat dapat mempercepat waktu terlepasnya tali pusat dan mengurangi angka kejadian infeksi pada tali pusat jika dibandingkan dengan perawatan dengan menggunakan ethanol dan perawatan keringReferences
Aghamohammadi, Zafari and Moslemi. 2012. Comparingthe Effect of Topical Application of Human Milk and Dry Cord Care on Umbilical Cord Separation Time in Healthy Newborn Infants.. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3446059/pdf/IJPD-22-158.pdf
Allam. Megrin, Tallat. 2015. The Effect of Topical Application of Mother Milk on Separation of Umbilical Cord for Newborn Babies. 2015. http://article.sciencepublishinggroup.com/pdf/10.11648.j.ajns.20150405.16.pdf
GolshanI and Hossein. 2013. Impact of ethanol, dry care and human milk on the time for umbilical cord separation. http://www.jpma.org.pk/PdfDownload/4628.pdf
Mahrous, et all. 2012. Topical application of human milk reduces umbilical cord separation time and bacterial colonization compared to ethanol in newborns. http://www.transbiomedicine.com/translational-biomedicine/topical-application-of-human-milk-reduces-umbilical-cord-separation-time-and-bacterial-colonization-compared-to-ethanol-in-newborns.pdf
Pujar, Deepa, Francis. 2013. Breast Milk Application-An Emerging Trend to Reduce timing of cord separation (Tcs) among newborn. http://iosrjournals.org/iosr-jnhs/papers/vol1-issue4/G0143942.pdf?id=1612
Sofiana dan Agustina. 2011. Efektivitas Metode Kolostrum Dan Metode KASA kasa kering terhadap waktu Pelepasan tali pusat di BPS Ny. Endang Purwaningsih dan BPS Ny. Istiqomah Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara. http://akbidylpp.ac.id/wp-content/uploads/2011/12/efektifitas%20metode%20kolostrum%20dan%20metode%20kasa%20kering%20terhadap%20waktu%20pelepasan%20tali%20pusat%20di%20bps%20ny.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Hak cipta
Penulis memegang hak cipta dan memberikan Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara simultan di bawah Atribusi Internasional 4.0 (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk mencampur, mengadaptasi, dan mengembangkan karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ).
Penulis diperkenankan untuk menyalin dan mendistribusikan ulang versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan mencantumkan pengakuan penerbitan awal di Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ)
Lisensi
Artikel yang diterbitkan dalam Moluccas Health Journal: Jurnal Kesehatan (MHJ) dilisensikan di bawah lisensi Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Anda bebas untuk:
Bagikan, salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun.
Beradaptasi, mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
Lisensi ini dapat diterima untuk Karya Budaya Bebas. Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mematuhi ketentuan lisensi. Berdasarkan ketentuan berikut:
Atribusi: Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.