Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 6–7 Bulan

Diare Riwayat Asi Eksklusif Pengetahuan Sikap

Authors

Downloads

Diare merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyerang anak-anak di seluruh dunia. Kondisi ini ditandai dengan buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan konsistensi tinja encer atau cair, dengan atau tanpa darah maupun lendir. Pada bayi, diare dapat menyebabkan dehidrasi berat yang berpotensi mengancam jiwa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada bayi usia 6–7 bulan di RSUD Sinjai tahun 2020. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah 40 ibu yang memiliki bayi usia 6–7 bulan dan dirawat di Ruang Anak RSUD Sinjai. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mencakup pengetahuan dan sikap ibu tentang diare serta riwayat pemberian ASI eksklusif. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu tidak memberikan ASI eksklusif kepada bayinya (70,27%), memiliki pengetahuan dalam kategori cukup (48,65%), dan bersikap positif terhadap pencegahan diare (67,57%). Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare (p = 0,002), pengetahuan ibu dengan kejadian diare (p = 0,011), serta sikap ibu dengan kejadian diare (p = 0,026). Kesimpulan: Pemberian ASI eksklusif, tingkat pengetahuan, dan sikap ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian diare pada bayi usia 6–7 bulan. Upaya peningkatan pengetahuan dan promosi ASI eksklusif perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian diare pada bayi.