Penerapan Solution Focused Brief Counseling Untuk Meningkatkan Pengetahuan Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko

Arthur Huwae

Abstract


Permasalahan akan meningkatnya perilaku seksual berisiko di kalangan remaja era digital, selalu memberikan dampak yang buruk. Untuk itu, perlu adanya sarana intervensi yang memfasilitasi remaja untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pencegahan perilaku seksual berisiko. Salah satu bentuk program intervensi dari perspektif psikologi yang bisa diterapkan yaitu solution focused brief counseling (SFBC). Peserta dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa SMP Kristen Lentera Ambarawa Jawa Tengah kelas VII-IX usia 13-15 tahun, dengan metode focused group discussion. SFBC merupakan pendekatan yang mengutamakan penemuan solusi positif dari situasi yang dialami individu. Dari hasil penerapan SFBC, menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan sekaligus kesadaran remaja akan pentingnya meningkatkan kesehatan diri dari perilaku seksual berisiko. Terealisasinya kesadaran remaja untuk menjaga diri dari perilaku seksual berisiko, akan mudah teratasi apabila diiringi juga dengan pembinaan berkala dari orang tua di rumah, pendampingan dari guru di sekolah, dukungan teman sebaya, penanaman nilai-nilai agama dan budaya, serta penggunaan media digital yang seimbang. Dengan demikian, remaja akan membangun tujuan yang positif atas kehidupan yang mereka jalani di masa kini dan masa depan.


Keywords


Solution focused brief counseling, perilaku seksual berisiko, remaja SMP

Full Text:

PDF

References


Afritayeni., Yanti, P. D., & Angrainy, R. (2018). Analisis perilaku seksual berisiko pada remaja terinfeksi HIV dan AIDS. Jurnal Endurance, 3(1), 69-81. http://doi.org/10.22216/jen.v3il.2717

Atmasari, L. (2019). Rancangan intervensi pada remaja berisiko sebagai upaya meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi. Happiness, 3(2), 77-86.

Corey, G. (2011). Theory and practice of counseling and psychotherapy. Ninth edition. California: Brooks/Cole Cengage Learning.

Franklin, C., Moore, K., & Hopson L. (2008). Effectiveness of solution-focused brief therapy in a school setting. Children and Schools, 30(1),15-26.

Jones, C. N., Hart, S. R., Jimerson, S. R., Dowdy, E., Earhart, Jr. J., Renshaw, T. L., & Eklund, K. (2009). Solution-focused brief counseling: Guidelines, considerations, and implications for school psychologists. The California School Psychologist, 14, 111-122.

Mulawarman. (2014). Brief counseling in schools: A solution-focused brief counseling (SFBC) approach for school counselor in Indonesia. Journal of Education and Practice, 5 (21), 68-72.

Mulawarman., Munawaroh, E., & Nugraheni, E. P. (2016). Effectiveness of solution focus brief counseling approach (SFBC) in developing student career adaptability. Couns-Edu: International Journal of Counseling and Education, 1(1), 9-14. Doi:10.23916/10-15.0016.11-i33b.

Nugroho, A. H., Puspita, D. A., & Mulawarman. (2018). Penerapan solution-focused brief counseling (SFBC) untuk meningkatkan konsep diri akademik siswa. Jurnal Bikotetik, 2(1), 93-99.

Santrock, J. W. (2016). Adolescence. Sixteenth edition. New York: McGraw-Hill Education.

Setiawan, W. (2017). Era digital dan tantangannya. Seminar Nasional Pendidikan 2017, (pp. 1-9). Sukabumi: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Vijayakumar, N., de Macks, Z. O., Shirtcliff, E. A., Pfeifer, J. H. (2018). Puberty and the human brain: Insights into adolescent development. Neuroscience & Biobehavioral Reviews, 92, 417-436. doi:10.1016/j.neubiorev.2018.06.004.

World Health Organization. (2014). Promoting adolescent sexual and reproductive health through schools in low income countries: An information brief. Switzeland: World Health Organization.




DOI: https://doi.org/10.54639/kks.v1i1.716

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing:

            


Penerbit:

Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Jln Ot Pattimaipauw RT.003/RW.003 Talake, Kel Wainitu, Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.